Apotekeranda.com Suplemen makanan dan obat mengandung babi. Bagi Anda pengguna media sosial, mungkin pesan viral terkait adanya suplemen makanan yang mengandung babi mulai masuk di timeline anda hari ini. Isu tentang bocornya sebuah surat internal dari BBPOM Mataram dan Palangkaraya dibenarkan oleh BPOM RI.

Suplemen makanan merek apa yang mengandung babi?

Berdasarkan isi surat internal BBPOM Palangkaranya yang diterbitkan bulan Juli 2017 ditujukan kepada BBPOM Mataram, suplemen makanan yang mengandung babi adalah produk Viostin DS produksi PT. Pharos Indonesia, dan Enzyplex Tab produksi PT Medifarma Laboratories.

Kedua produk tersebut melalui hasil uji di Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional memberikan hasil rekapitulasi bahwa terdeteksi positif mengandung Fragmen DNA Gen Spesifik Babi. Hasil pengujian ini dimuat dalam surat balasan hasil pengujian sampel uji rujuk suplemen makanan dari BBPOM Mataram bulan desember 2017.

Adanya pelanggaran ijin edar suplemen makanan tersebut yang tidak mencantumkan label bersumber babi, maka kedua produsen bisa dikenakan sanksi mulai dari penarikan produk, pembekuan, hingga proses pidana.

Viostin dan Enzyplex mengandung Babi
Surat Hasil Uji Sampel Rujuk Suplemen Makanan. Source image: Ngopibareng.id

Selasa 30 Januari 2018, Badan Pengawas Obat dan Makanan membenarkan adanya pesan viral di media sosial tersebut dan merilis sebuah surat klarifikasi melalui situs resminya www.pom.go.id. Isi pesan tersebut memuat tentang Hasil Pengujian Sampel Uji Rujuk Suplemen Makanan Viostin DS dan Enzyplex tablet.

Klarifikasi BPOM RI tentang Viostin DS dan Enzyplex

Untuk memperjelas informasi tersebut, Badan POM RI mengeluarkan surat klarifikasi yang berisi sebagai berikut:

  • Sampel produk yang tertera dalam surat tersebut adalah Viostin DS produksi PT. Pharos Indonesia dengan nomor izin edar (NIE) POM SD.051523771 nomor bets BN C6K994H, dan Enzyplex tablet produksi PT Medifarma Laboratories dengan NIE DBL7214704016A1 nomor bets 16185101.
  • Berdasarkan hasil pengawasan terhadap produk yang beredar di pasaran (post-market vigilance) melalui pengambilan contoh dan pengujian terhadap parameter DNA babi, ditemukan bahwa produk di atas terbukti positif mengandung DNA Babi.
  • Badan POM RI telah menginstruksikan PT. Pharos Indonesia dan PT Medifarma Laboratories untuk menghentikan produksi dan/atau distribusi produk dengan nomor bets tersebut.
  • PT. Pharos Indonesia telah menarik seluruh produk Viostin DS dengan NIE dan nomor bets tersebut dari pasaran, serta menghentikan produksi produk Viostin DS.
  • PT Medifarma Laboratories telah menarik seluruh produk Enzyplex tablet dengan NIE dan nomor bets tersebut dari pasaran.
  • Sebagai langkah antisipasi dan perlindungan konsumen, Badan POM RI menginstruksikan Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia untuk terus memantau dan melakukan penarikan produk yang tidak memenuhi ketentuan, termasuk yang terdeteksi positif (+) mengandung DNA babi, namun tidak mencantumkan peringatan “MENGANDUNG BABI”.
  • Badan POM RI secara rutin melakukan pengawasan terhadap keamanan, khasiat/manfaat, dan mutu produk dengan pengambilan sampel produk beredar, pengujian di laboratorium, serta tindak lanjut hasil pengawasan.
BACA:  FDA: Update Keamanan Klaritromisin Beresiko Penyakit Jantung

Melalui pesan tersebut masyarakat dihimbau agar tidak resah atas beredarnya surat tersebut. Sebab kedua suplemen makanan diatas baik Enzyplex tablet ataupun Viostin DS sudah ditarik peredarannya.

Apabila mebutuhkan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Contact Center HALO BPOM di nomor telp. 1-500-533, SMS 08121-9999-533, email halobpom@pom.go.id, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

sumber: Badan POM RI

Saya adalah bagian dari layanan Apoteker indonesia. Menjadi penulis di Apotekeranda.com adalah satu kebanggaan karena dapat menyebarkan informasi kesehatan kepada seluruh masyarakat indonesia. Jika anda memiliki pertanyaan seputar obat, silahkan cantumkan melalui komentar, atau masuk di halaman Konsultasi obat. kami senantiasa akan melayani anda sepenuh hati. Terhubung bersama saya dengan follow instagram @samerjalali

7 KOMENTAR

  1. Jadi benar kalau mengandung dna babi ya..?wah kejam sekali.pdhl pemasaran sdh sangat gencar.ortu saya jg mengkonsumsi obat tsb.

    • Hai Etri. Saat ini perusahaan yang memproduksi suplemen makanan diatas sudah melakukan penarikan produk di pasar. Sehingga dihimbau kepada masyarakat agar tidak resah terkait hal ini. Pihak pemerintah dalam hal ini Badan POM RI sudah melakukan klarifikasi akan hal tersebut.
      terima kasih.

      • tidak ada sangsi pidana? yang ditarik hanya nomor bets tersebut saja. bagaimana dengan nomor bets yang lain? kok ringan sekali sangsinya ya. pembohongan konsumen nih.

        • Hai Ijul,
          Mengenai sanksi terhadap pelanggaran izin edar obat, obat tradisional, makanan dan minuman serta kosmetik sudah diatur didalam Peraturan Kepala Badan POM Nomor HK.00.05.1.23.3516. Anda dapat melihat artikel kami yang berjudul Sanksi Pindana Pelanggaran Izin Edar Obat & Makanan Dari BPOM. Penjatuhan sanksi mulai dari peringatan tertulis, penarikan produk, Pembekuan perusahaan hingga sanksi pidana. Kita berharap pihak pemerintah transparan dalam kasus seperti ini.
          Thanks

      • Semestinya pihak badan POM dan pemerintah, MUI, senantiasa menguji setiap produk yg dipasarkan di Indonesia yg mayoritas muslim, agar tdk terulang

        • Hai Mat Juri. Semoga kasus ini bisa menjadi peringatan kepada Pemerintah agar lebih teliti terhadap peredaran obat, makanan dan minuman serta produk kosmetik. Agar keresahan masyarakat bisa tidak terjadi lagi.
          Thanks

  2. Itulah bukti bahwa BPOM kita tidak bisa bekerja seperti yg kita harapkan, suplemen makanan/obat tsb sudah lama beredar tapi baru sekarang dilarang/ditarik. Kenapa gak di uji lab/teliti kandungannya dlu baru di beri ijin edar oleh BPOM? Kenapa baru setelah ada surat bocoran/viral di internet baru ada tindak lanjut dari BPOM? Saya sangat sangat sangat kecewa terhadap BPOM, mudahan ALLAH SWT mengampuni ketidak tahuan sy dan membersihkan jiwa/raga sy yg telah sering mengkonsumsi suplemen makanan tsb…..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here