tips sukses menyusui pertama kali
Kegiatan menyusui sangat dianjurkan dilakukan segera setelah melahirkan

Bagi ibu yang sudah memiliki anak lebih dari satu tentu memberikan ASI esklusif akan terasa lebih mudah. Namun bagaimana jika Anda baru pertama kali hamil dan merencanakan program ASI ekslusif untuk buah hati? Tentu selain bertanya ke keluarga dekat khususnya ibu, mungkin anda juga mulai mencari referensi tips menyusui pertama kali.

ASI esklusif sangat penting untuk diterapkan pada setiap ibu. Bahkan begitu pentingnya, pemerintah memberikan dukungan sangat tinggi untuk mensukseskan program pemberian ASI esklusif pada bayi hingga usia 6 bulan. Bagi Anda yang baru saja mendapat julukan lain “mama muda”, berikut ini penjelasan tentang tips menyusui pertama kali agar kebutuhan bayi tercukupi.

Air Susu yang pertama kali diproduksi oleh tubuh Anda (perempuan) mengandung zat penting untuk bayi yaitu kolostrum. Kandungan Air Susu ini menyediakan sumber antibodi penting untuk melindungi terhadap penyakit seperti sistem kekebalan tubuh bayi yang berkembang selama tahun pertama.

Menyusui adalah proses belajar. Tak satu pun ibu terlahir mengetahui bagaimana berhasil menyusui pertama kali. Untuk meningkatkan peluang kesuksesan menjalankan program menyusui ASI esklusif, maka perlu anda perhatikan langkah-langkah berikut ini.

1 Jam pertama setelah melahirkan

Sesaat setelah Anda melahirkan si buah hati, usahakan menyusui dalam jam pertama kelahiran, bahkan 30 menit setelah anda melahirkan. Ini membantu rahim Anda berkontraksi dan menyediakan kolostrum. Sampaikan pesan ini kepada petugas rumah sakit yang sedang berjaga saat anda melahirkan agar hal ini dapat terlaksana.

BACA:  Kalkulator ASI: Jumlah Kebutuhan ASI Bayi Baru Lahir

Berikan ASI minimal 8 kali sehari

Kebutuhan nutrisi bayi berbeda dengan kebutuhan Anda. Biasanya Anda hanya makan 3 kali sehari. Namun berbeda dengan si kecil. Rencakanlah menyusui sekitar delapan sampai 12 kali dalam setiap periode 24 jam.

Perhatikan respon lapar yang diperlihatkan pada bayi. Ketika rewel atau meletakkan tangan di mulutnya merupakan tanda bahwa Bayi Anda sedang lapar. Dan perlu anda ketahui bahwa bayi sudah merasakan lapar jauh sebelum ia menangis.

Jangan menggunakan peralatan menyusui

sukses menyusui tanpa dot
Sumber Nutrisi terbaik selama 6 bulan pertama ada pada ASI. Sebaiknya jangan menggunakan alat menyusui selain ASI esklusif. sumber gambar: rockingmama.id

Usahakan untuk tidak mengenalkan botol atau alat puting susu lainnya, termasuk empeng, sampai produksi ASI Anda betul-betul tercukupi. Bahkan sangat dianjurkan untuk tidak menggunakan alat lain sampai 6 bulan.

Antara empeng, dot, ataupun sejenisnya memiliki cara pemberian berbeda dengan puting susu, sehingga bayi bisa menjadi bingung ketika kedua hal diatas Anda lakukan.

Cukupkan kebutuhan nutrisi Anda

Selama menyusui, Anda akan banyak membutuhkan air, dan ini normal. Yang harus anda lakukan adalah menjaga kebutuhan cairan agar tidak kekurangan air. Anda juga bisa merencanakan untuk memasukkan susu untuk ibu menyusui pada menu makanan Anda. Anda juga dapat mengkonsumsi makanan yang bisa tingkatkan produksi ASI.

Pelekatan mulut bayi ke puting susu

Pakar laktasi yang berasal dari kanada yaitu Jack Newman menyebutkan bahwa kunci utama untuk berhasil menyusui pertama kali adalah cara melekatkan payudara ke mulut bayi. Anda dapat menempatkan seluruh daerah kulit yang berwarna coklat hingga puting masuk secara keseluruhan dalam mulut bayi.

Lakukan kontak kulit dengan Bayi

Ketika air susu belum keluar, Anda sebaiknya jangan panik. Hal ini merupakan permasalahan normal yang banyak dialami oleh ibu yang menyusui awal. Yang harus anda lakukan adalah melakukan kontak kulit dengan penuh kasih sambil menawarkan ASI kepada bayi.

BACA:  Cara Merangsang Produksi ASI Sesaat Setelah Melahirkan

Ini mungkin butuh kesabaran, tapi ini juga akan sangat membantu dalam merangsang produksi ASI anda.

Biarkan Bayi Anda Belajar

Ketika pertama kali memberikan ASI kepada bayi, jangan menyodorkan langsung pada mulut bayi. Interaksi secara alami antara Anda dengan sikecil sangat dibutuhkan. Oleh karena itu berikanlah jarak agar bayi dapat dengan sendirinya menemukan sumber makanannya. Namun tetap perhatikan bayi anda selama proses menyusui ini, agar sikecil tetap nyaman.

Menjaga selama menyusui

Pada kebanyakan kasus, ibu tidak sengaja tertidur saat menyusui. Ini adalah kesalahan fatal yang bisa membahayakan bayi. Seringkali bayi Anda mengalami sesak nafas akibat dorongan payudara menutupi hidungnya.

Maka perlu untuk selalu Anda jaga selama proses penyusui berlangsung. Jangan sekali-kali menutupi hidung bayi selama memberikan ASI. Anda dapat membaca artikel berikut ini tentang hal yang dilarang saat ibu menyusui.

hubungan emosional bayi dengan ibu
Menjaga bayi selama menyusui adalah cara tepat untuk meningkatkan hubungan emosional antara ibu dan si kecil. sumber gambar: mohawkcollege.ca

Inisiasi Menyusui Dini merupakan langkah yang tepat untuk kesuksesan ASI esklusif 6 bulan. Memulai inisiasi ini hanya membutuhkan kontak kulit dengan bayi segera setelah dilahirkan. Kontak kulit tersebut dilakukan dengan meletakkan bayi dalam keadaan telanjang diatas dada ibu.

Ada banyak manfaat menyusui bagi setiap ibu termasuk salahsatunya adalah sebagai kontrasepsi alami. Semoga Anda sukses memberikan ASI pertama kali dan tetap mengutamakan program ASI ekslusif 6 bulan.

Saya adalah bagian dari layanan Apoteker indonesia. Menjadi penulis di Apotekeranda.com adalah satu kebanggaan karena dapat menyebarkan informasi kesehatan kepada seluruh masyarakat indonesia. Jika anda memiliki pertanyaan seputar obat, silahkan cantumkan melalui komentar, atau masuk di halaman Konsultasi obat. kami senantiasa akan melayani anda sepenuh hati. Terhubung bersama saya dengan follow instagram @samerjalali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here