Tes Waktu Pendarahan (Bleeding Time)

0
76
views
Kumpulan artikel nilai rujukan laboratorium
Subscribe & Dapatkan Video Tips Kesehatan Gratis

Tes waktu perdarahan atau pengujian bleeding time adalah tes laboratorium untuk menilai fungsi trombosit dan kemampuan tubuh untuk membentuk gumpalan. Tes dengan membuat luka tusukan di area permukaan kulit dan memantau waktu yang diperlukan untuk menghentikan pendarahan.

Perdarahan biasanya berhenti dalam waktu 1-9 menit tetapi mungkin lebih lama pada anak-anak (1-13 menit) dan cenderung sedikit lebih lama pada wanita daripada pada pria.

Interpretasi nilai rujukan

Interpretasi umum dari pengujian bleeding time adalah sebagai berikut:

  • 1-9 menit: Normal
  • 9-15 menit: disfungsi trombosit
  • Lebih dari 15 menit: Kritis; tes harus dihentikan dan tekanan harus diterapkan

Evaluasi waktu perdarahan digunakan untuk mengukur fase primer hemostasis, yang melibatkan kepatuhan trombosit terhadap kapiler yang terluka dan kemudian aktivasi dan agregasi trombosit. Waktu perdarahan bisa abnormal ketika jumlah trombosit rendah atau trombosit disfungsional.

Penyebab herediter dari waktu perdarahan abnormal adalah sebagai berikut:

  • penyakit von Willebrand
  • Glanzmann thrombasthenia
  • Sindrom Bernard-Soulier
  • Penyakit pada jaringan ikat

Penyebab waktu pendarahan abnormal adalah sebagai berikut:

Obat-obatan seperti aspirin, obat anti-inflamasi nonsteroid, antibiotik seperti penisilin, sefalosporin, antikoagulan misalnya, heparin, streptokinase, antidepresan trisiklik, antipsikotik, dan teofilin. Penyebab lainnya adalah:

  • Kekurangan vitamin C
  • Keracunan alkohol
  • Uremia
  • Gangguan fungsi hati
  • Leukemia
  • Sindrom Myelodysplastic
  • Amyloidosis

Indikasi Penggunaan

Karena trombosit merupakan faktor utama dalam hemostasis primer, waktu perdarahan adalah indikator utama dari fungsi ini. Dengan demikian, mengukur waktu perdarahan pada pasien dengan gangguan perdarahan adalah pendekatan yang dapat diterima.

Ini sangat berguna sebagai tes skrining dalam pengaturan rawat jalan sebelum prosedur invasif, terutama pada pasien dengan gangguan hemoragik yang diketahui, untuk memprediksi kemungkinan perdarahan perioperatif.

Evaluasi waktu perdarahan sangat membantu pada pasien dengan perdarahan klinis yang jumlah trombosit dan hasil studi koagulasi (PT/INR, aPTT) normal. Dalam pengaturan ini, waktu perdarahan akan membantu mengenali trombosit disfungsional.

Pengumpulan dan penilaian

Jika merencanakan uji/tes waktu pendarahan, pasien tidak boleh mengonsumsi aspirin, NSAID, atau alkohol selama 7 hari sebelum tes dimulai. Karena mereka akan memperpanjang waktu pendarahan dan mengarah pada hasil positif palsu.

Pemeriksaan waktu pendarahan dapat dilakukan dengan 2 metode yakni:

  • Metode Ivy
  • Metode Duke

Berikut ini adalah proses pengumpulan spesimen untuk tes darah bleeding time:

  • Sampel yang dibutuhkan: Darah

Proses pengambilan sampel darah:

  • Mengembangkan manset tekanan darah di lengan atas
  • Membuat dua sayatan kecil di lengan bawah
  • Mengukur penghentian perdarahan setiap 30 detik
Subscribe & Dapatkan Video Tips Kesehatan Gratis
SUMBER1. Dovemed.com: Bleeding Time Blood Test, 2. Edward Charbek, Medscape.com: Bleeding Time
Apotekeranda.com hadir ditengah perkembangan teknologi modern untuk menyediakan informasi kesehatan terkait penggunaan obat yang tepat beserta tips-tips yang mencakup kehamilan dan menyusui, kesehatan pria dan wanita, serba-serbi perkuliahan farmasi dan apoteker, dan informasi peraturan kefarmasian terupdate. Saya Samir Jalali, mengajak masyarakat indonesia untuk bijak dalam menggunakan obat. Konsultasikan obat yang Anda gunakan bersama Apoteker di daerah Anda, atau hubungi kami.
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here