tes pap smear

Tes pap smear adalah alat skrining yang akan membantu dalam mendeteksi sel-sel abnormal dan kanker. Tes Pap Smear bekerja dengan mengambil sampel sel dari serviks. Skrining kanker serviks penting untuk pencegahan dan diagnosis dini kanker serviks. Kenali syarat, tujuan, dan manfaat dari tes pap smear dalam artikel ini

Menurut American Cancer Society, kematian akibat kanker serviks telah menurun lebih dari setengah dalam 40 tahun terakhir. Mereka mengatakan bahwa ini terutama disebabkan oleh penggunaan Pap smear.

Fakta pemeriksaan pap smear

Ada banyak faktor risiko untuk mengembangkan kanker serviks. Faktor risiko terbesar adalah infeksi HPV dan virus yang ditularkan secara seksual. Sementara ada lebih dari 150 jenis HPV, sebagian besar kanker serviks disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18. Komplikasi lain dari infeksi virus HPV termasuk adanya kutil non-kanker atau papiloma.

Meskipun tidak ada obat untuk HPV, tubuh sering menyelesaikan infeksi virus ini dengan sendiri. Ketika itu menjadi infeksi jangka panjang, risiko kanker akan jadi meningkat.  Sebelum berkembang menjadi kanker, sel serviks mengalami perubahan abnormal. Ini dikenal sebagai perubahan prakanker atau displasia.

Syarat pemeriksaan pap smear

Agar proses pemeriksaan pap smear dapat berlangsung dengan baik dengan hasil yang sesuai, diperlukan persyaratan khusus. Persyaratan yang tidak sesuai akan mempengaruhi hasil pemeriksaan nantinya.

Berikut ini hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan pap smear:

  • Tidak melakukan hubungan badan 2 hari sebelum pemeriksaan dilaksanakan
  • Tidak menggunakan kontrasepsi khusus 2 hari sebelum pemeriksaan. Kontrasepsi yang dimaksud adalah yang bersifat lokal spermisida, krim, atau jeli.
  • Bukan masa menstruasi
  • Kandung kemih akan dikosongkan. Sehingga Anda disuruh untuk kencing terlebih dahulu
BACA:  Kenali Bagaimana Vaksin HPV Mencegah Kanker Serviks

Sebelum melakukan pemeriksaan, Anda hendaknya menyampaikan ke dokter tentang kondisi Anda saat ini. Kondisi ini mencakup:

  • Apakah Anda hamil atau tidak
  • Gangguan sistem reproduksi seperti gatal, dan sejenisnya
  • Memakai kontrasepsi
  • Riwayat operasi yang berkaitan dengan organ genital

Manfaat pemeriksaan tes pap smear

Alat-alat seperti tes Pap smear dan tan tes human papillomavirus (HPV) diperlukan untuk mendeteksi kondisi yang berkaitan dengan serviks berikut ini.

  • Perubahan sel prakanker
  • Adanya HPV
  • Kehadiran kanker
  • Perawatan lanjutan berdasarkan diagnosis.

Waktu yang tepat untuk tes pap smear

Rekomendasi tentang waktu yang tepat untuk tes pap smear tergantung pada beberapa faktor. Ini termasuk:

  • Usia
  • Riwayat kesehatan
  • Paparan terhadap diethylstilbestrol (DES) ketika di dalam rahim
  • HIV
  • Sistem kekebalan yang lemah

Disarankan setiap wanita mulai melakukan pemeriksaan pap smear pada usia 21 tahun. Mereka harus melakukan tes lanjutan setiap 3 tahun sampai usia 65 tahun. Pengujian setiap 5 tahun dapat dipertimbangkan pada wanita di atas 30 yang menjalani Pap smear dengan tes HPV.

Dalam beberapa situasi, mungkin disarankan agar wanita berhenti menjalani pemeriksaan dengan Pap smear. Beberapa wanita mungkin tidak lagi memerlukan skrining ini setelah melakukan histerektomi total. Histerektomi adalah operasi pengangkatan rahim dan leher rahim

Wanita yang berusia di atas 65 tahun biasanya tidak lagi memerlukan Pap smear. Namun, faktor risiko setiap orang berbeda-beda. Wanita dengan riwayat skrining kanker serviks positif dan mereka yang aktif secara seksual dengan banyak pasangan mungkin memerlukan pengujian lanjutan.

Hasil pemeriksaan pap smear

Hasil tes Pap smear kadang-kadang bisa menjadi negatif meskipun ada sel-sel abnormal hadir di leher rahim; ini disebut hasil negatif palsu. Hasil negatif palsu dapat disebabkan oleh:

  • Tidak mengumpulkan sel yang cukup
  • Jumlah sel abnormal yang rendah
  • Kehadiran darah atau sel-sel inflamasi
BACA:  Diagnosis Kanker Payudara & Skrining Deteksi Dini

Di sisi lain, hasil Pap smear positif tidak selalu berarti bahwa kanker serviks hadir. Hasilnya mungkin tidak normal.

Jika seorang pasien menerima hasil negatif, Pap smear mereka normal dan tidak menunjukkan sel abnormal. Hasil abnormal yang disebut sebagai temuan positif dapat menandakan adanya sel-sel abnormal atau kanker. Untuk lebih memastikan, hasil ini memerlukan tindak lanjut dengan kolposkopi, dengan atau tanpa biopsi.

Selama kolposkopi, serviks, vulva, dan area serviks diperbesar dengan colposcope. Jika perlu, biopsi dapat diambil untuk evaluasi.

Adanya kelainan sel dalam pemeriksaan pap smear termasuk dibawah ini.

1. Sel-sel skuamosa atipikal yang tidak dapat ditentukan (ASCUS): Diagnosis ini untuk sel-sel abnormal ringan yang tidak memenuhi kriteria sel-sel prakanker. Jika HPV hadir, pengujian tambahan akan direkomendasikan.

2. Lesi intraepitel skuamosa: Diagnosis ini menunjukkan kemungkinan perubahan sel prakanker yang mungkin memerlukan pengujian lebih lanjut. Ini dibagi menjadi dua kategori:

  • Low grade: Lesi tingkat rendah memiliki risiko rendah untuk berkembang menjadi kanker dalam waktu dekat
  • High grade: Lesi tingkat tinggi memiliki risiko tinggi untuk berkembang menjadi kanker lebih cepat daripada nanti

3. Sel-sel kelenjar atipikal: Diagnosis ini menunjukkan adanya sel-sel abnormal pada endoserviks. Ini akan membutuhkan pengujian lebih lanjut.

4. Kanker sel skuamosa atau adenokarsinoma: Diagnosa ini menandakan kemungkinan kanker dan tergantung pada jenis sel yang tidak khas. Diperlukan pengujian lebih lanjut.

Biaya pemeriksaan pap smear

Di indonesia, untuk melakukan skrining pap smear dapat ditemukan di beberapa rumah sakit maupun klinik swasta seperti prodia. Biaya yang ditawarkan pun bervariasi. Kisaran biaya pap smear adalah Rp. 400.000. Namun biaya ini mungkin bisa berbeda di satu tempat dengan tempat lainnya.

BACA:  5 Masalah Payudara yang Perlu Diperiksa Segera

Melakukan pemeriksaan tes pap smear bisa menjadi cara untuk menjawab pertanyaan kanker serviks yang mungkin mengganggu Anda. Semua wanita sangat direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan pap smear. Apoteker Anda sangat peduli terhadap kesehatan wanita Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here