tahap pembukaan proses melahirkan normal dan panduan persalinan

Pada dasarnya setiap proses melahirkan memiliki kelebihannya sendiri, meskipun pesalinan normal umumnya merupakan metode melahirkan yang paling banyak diinginkan oleh para calon ibu. Dan bukan berarti persalinan caesar kurang diinginkan.

Proses melahirkan normal akan melalui banyak tahap pembukaan, dan setiap tahap menjelaskan ukuran (cm) pelebaran serviks. Setelah melewati perjalanan dari hamil 1 bulan sampai kehamilan 9 bulan, kini saatnya Anda bersiap untuk menanti kedatangan bayi Anda.

Berikut ini kami rangkum gambaran sederhana tentang tahapan proses melahirkan normal serta panduan persalinan, yang terjadi dalam tubuh seorang wanita ketika menghadapi persalinan normal yang secara garis besar terbagi atas tiga tahapan.

Tahap pertama proses melahirkan normal

1. Fase Awal – serviks membesar dari nol hingga tiga atau empat sentimeter

Fase awal pelebaran serviks dalam proses ibu melahirkan normal ini berlangsung sekitar 6 sampai 10 jam untuk ibu melahirkan yang baru pertama kali, proses ini bisa jauh lebih singkat (terutama jika Anda pernah melahirkan sebelumnya) atau lebih lama.

Apa yang mungkin anda rasakan saat di fase awal persalinan?

Pada beberapa wanita hamil, serviks melebar sampai tiga sentimeter sebelum terjadi kontraksi nyata (kontraksi tanda bayi akan lahir). Sedangkan pada wanita lain kontraksi yang kuat dapat terjadi tanpa adanya pelebaran serviks sama sekali.

Secara umum, fase awal penipisan (penipisan dan pelunakan serviks) dan pelebaran hingga tiga sentimeter dapat terjadi selama beberapa jam atau hari. Kontraksi yang dirasakan bisa ringan dan agak tidak teratur pada awalnya yang terjadi sekitar 5 hingga 30 menit sekali dan berlangsung sekitar 30 hingga 45 detik setiap kali kontraksi.

BACA:  Mengenali Tanda Kontraksi Palsu Braxton-Hicks Ibu Hamil

Panduan melahirkan yang bisa Anda lakukan

Pada Fase awal proses ibu melahirkan normal ini, kontraksi masih relatif ringan dan berjarak lebih dari lima atau beberapa menit, anda masih bisa menghabiskan waktu di rumah. Sambil menunggu proses pembukaan selanjutnya, ibu hamil dapat melakukan beberapa aktifitas santai seperti mengobrol dengan suami, mendengarkan musik dan latihan mengatur nafas.

2. Fase Aktif – serviks membesar dari empat hingga tujuh sentimeter

Fase ini merupakan tahap serius untuk wanita hamil melahirkan dimulai, dan membutuhkan tenaga yang lebih dari fase sebelumnya. Proses pembukaan empat hingga tujuh sentimeter membutuhkan waktu sekitar tiga hingga enam jam untuk ibu melahirkan bayi pertama, dan sekitar satu setengah hingga tiga jam untuk kelahiran berikutnya.

Apa yang mungkin anda rasakan saat memasuki fase aktif?

Selama fase aktif, kontraksi biasanya datang terus menerus dan secara bertahap akan meningkat baik intensitas maupun frekuensinya, dari tiga hingga lima menit sekali dengan durasi yang lebih lama. Nyeri bisa terpusat di punggung bawah, perut, atau paha, dan kontraksi mungkin cukup intens sehingga sulit bagi Anda untuk berjalan atau bahkan berbicara.

Panduan persalinan normal yang bisa Anda lakukan

Anda harus mengosongkan kandung kemih dengan buang air kecil, minum cairan atau makanlah sedikit guna mempersiapkan tenaga, dan mempraktekkan teknik pernapasan atau relaksasi apa pun yang Anda pelajari saat menjelang persalinan. Andalkan keluarga dan suami yang menjadi pendamping persalinan untuk mendorong semangat anda.

Anda mungkin merasa takut dan gugup, tapi itu merupakan hal yang normal dialami setiap ibu hamil yang akan melahirkan.Jika rumah sakit dan tenaga penolong persalinan mengizinkan serta fasilitas tersedia, mandi air hangat dapat membantu Anda bersantai.

3. Fase transisi – serviks melebar menjadi delapan hingga sepuluh sentimeter

Fase terakhir dari tahap pertama dapat berlangsung 20 menit hingga dua jam untuk ibu melahirkan bayi pertama, dan dapat berlangsung cukup cepat pada kelahiran berikutnya.

Apa yang mungkin anda rasakan saat fase transisi melahirkan?

Kontraksi selama fase ini biasanya intens, berjarak sekitar satu hingga tiga menit. Ibu hamil akan mengalami peningkatan kelelahan, kegelisahan, dan mual pada fase ini, karena tubuh ibu yang akan melahirkan sedang melakukan kerja keras untuk mencapai pelebaran dan penipisan serviks yang sempurna.

BACA:  Ini Persiapan Melahirkan saat Waktu Persalinan sudah Dekat

Ibu hamil mungkin merasakan desakan kuat untuk mendorong atau menahan diri, bersama dengan tekanan di daerah rektum, dan rasa menyengat di daerah ‘v’ saat kepala bayi bergerak ke arah pembukaan area V.

Tetapi Anda TIDAK harus mendorong – tunggu sampai penolong persalinan memberi Anda arahan ketika serviks sepenuhnya mengalami pelebaran (dilatasi).

Panduan melahirkan yang dapat anda lakukan

Tips melahirkan normal agar tidak menyakitkan dengan bantuan pendamping persalinan Anda, fokuslah pada teknik pernapasan dan relaksasi yang menurut anda paling cocok untuk Anda dilakukan.

Jika Anda memiliki dorongan yang sangat kuat untuk mendorong dan belum waktunya untuk melakukannya, staf medis akan menunjukkan teknik pernapasan yang dapat membantu untuk menahan dorongan.

Jangan khawatir jika Anda merasa seperti “kehilangan kendali”, hal yang normal ketika anda merasa seperti sudah mulai hampir menyerah dalam fase ini. Ingatkan diri Anda bahwa hal ini tidak akan lama sampai Anda bisa melihat bayi Anda.

Tahap Kedua proses melahirkan normal: Mendorong dan Melahirkan

Tahap kedua persalinan dimulai ketika serviks sepenuhnya dilatasi (pelebaran serviks). Proses ini berlangsung sekitar satu setengah jam sampai dua jam pada ibu melahirkan pertama kali. Sedangkan pada kelahiran berikutnya, bisa berlangsung dari beberapa menit hingga dua jam.

Apa yang akan anda rasakan di tahap kedua proses melahirkan?

Anda akan merasakan dorongan yang mendesak seperti hendak buang air besar namun dekan tekanan dan rasa sakit yang lebih kuat. Dorongan yang mendesak akan terus berlanjut, dan segera setelah serviks Anda sepenuhnya melebar, tenaga medis baik dokter atau bidan Anda akan meminta anda untuk mengejan.

Beberapa wanita mungkin mengalami mual dan muntah. Ketika Anda mulai mendorong, Anda mungkin menjadi semakin sesak napas dan lelah – Anda mungkin merasa bahwa proses melahirkan normal ini adalah hal tersulit dalam hidup Anda.

Anda mungkin merasakan rasa sakit yang hebat di sekitar ‘v’ dan daerah perineum ketika kepala bayi mulai menonjol di bagian luar mulut serviks. Jika Anda harus menerima tindakan episiotomi (sayatan yang dibuat di area antara ‘V’ dan rektum untuk memperlebar lubang genital) mungkin akan terjadi pada titik ini.

BACA:  Plus Minus Melahirkan Normal Pasca Caesar, Simak Ini

Anda akan diminta untuk mendorong dengan lebih lembut atau perlahan-lahan seiring sisa kepala dan tubuh bayi Anda muncul. Akhirnya, dengan satu dorongan terakhir.

Panduan melahirkan yang bisa Anda lakukan

Ketika anda mendapat perintah dari penolong persalinan anda, mengejanlah sesuai arahan serta pastikan mereka memberitahu Anda cara terbaik untuk bernapas dan untuk mendorong. Ikuti jejak mereka dan bertahanlah melawan rasa sakit yang anda rasakan. Anda akan bertemu bayi Anda.

Tahap Ketiga proses melahirkan normal: Mengeluarkan Plasenta

Setelah bayi Anda lahir, Dokter atau bidan memiliki satu hal lagi yang harus dilakukan sebelum tugas mereka selesai, yaitu mengeluarkan plasenta. Ini biasanya berlangsung dari beberapa menit hingga setengah jam.

Apa yang akan anda rasakan saat masuk tahap ketiga persalinan?

Anda mungkin tidak akan terlalu memperhatikan hal lain, karena terlalu fokus untuk mengenal bayi anda yang baru lahir. Dokter atau bidan mungkin meminta Anda untuk mendorong untuk mengeluarkan plasenta. Anda mungkin mengalami kram dan nyeri saat proses ini terjadi.

Panduan melahirkan yang bisa Anda lakukan

Anda mungkin diminta untuk meletakkan bayi ke payudara Anda sebagai bentuk inisiasi menyusui dini [IMD], karena ini merangsang kontraksi uterus, atau staf medis dapat memijat lembut perut Anda untuk membantu merangsang pemisahan plasenta.

Ketika tahap ketiga berakhir maka selesailah proses persalinan normal yang telah anda lalui, Anda mungkin akan merasakan kelelahan yang luar biasa. Pasti ada banyak keriuhan di sekitar Anda, tetapi, sesegera mungkin, Anda harus menutup mata dan beristirahat.

Untuk ibu melahirkan yang baru pertama kali, rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk melalui ketiga tahap proses melahirkan normal diatas adalah 14 jam, meskipun tentu saja bisa memerlukan waktu yang lebih panjang atau lebih singkat.

Sedangkan untuk ibu yang sudah pernah melahirkan sebelumnya, rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk melalui semua fase diatas sekitar 8 jam lamanya. Agar proses melahirkan berjalan lancar, cari tau [cara melahirkan normal tanpa rasa sakit], serta kenali [persiapan sebelum melahirkan].

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here