Pertolongan pertama sesak nafas

Sesak nafas atau Asma adalah penyakit kronis melibatkan sulitnya aliran udara masuk dan keluar dari paru-paru. Selama serangan sesak nafas berlangsung, saluran udara mengalami penyempitan tiba-tiba (akut) dan pembengkakan. Pada akhirnya korban akan mengalami kekesulitan bernafas. Untuk menolong korban, dibutuhkan pertolongan pertama sesak nafas yang bersifat segera.

Penyebab

Penderita asma akan meningkatan risiko terkena sesak nafas apabila ada dalam kondisi berikut:

  • Paparan alergen seperti serbuk sari, hewan peliharaan, bahan kimia, dan asap rokok
  • Sedang Olahraga
  • Adanya perubahan cuaca
  • Mengalami infeksi saluran pernapasan atas
  • Udara yang sangat dingin dan kering

Tanda dan gejala

Seseorang yang terserang sesak nafas akan menunjukkan tanda-tanda serta gejala. Dari gejala tersebut dapat dikenali tingkat keparahan sesak nafas.

Gejala asma bervariasi dari orang ke orang. Anda mungkin memiliki serangan asma yang jarang, sementara yang lain lebih sering.

Tanda dan gejala asma meliputi:

  • Nafas berbunyi mengi
  • Ketegangan dada
  • Sesak nafas, kesulitan bernapas
  • Batuk
  • Sulit berbicara
  • Peningkatan denyut jantung
  • frekuensi bernafas meningkat, namun pendek
  • Bibir berwarna biru pada kasus yang parah

Tanda-tanda asma memburuk termasuk:

  • Muncul lebih sering dan mengganggu
  • Meningkatkan kesulitan bernapas
  • Menggunakan inhaler lebih sering

Cara pertolongan pertama sesak nafas

Untuk memberikan tindakan tepat pada korban yang sedang mengalami sesak nafas, dibutuhkan setidaknya 6 langkah pertolongan pertama pada sesak nafas sebagai berikut:

1. Hubungi pelayanan medis darurat

Seketika Anda menemukan korban dalam keadaan sesak nafas, maka segeralah hubungi layanan medis. Sementara menunggu, atau dalam perjalanan, perhatikan kondisi korban dan lanjutkan ke cara kedua.

BACA:  Pahami Ini Cara memberikan Pertolongan Pertama Orang Tenggelam

2. Bawa ke posisi duduk

bawa duduk korban asma

Berikan tempat duduk segera pada korban sesak nafas. Longgarkan pakaian, dan berikan ruang untuk menghirup udara segar.

3. Lakukan penilaian bentuk keparahan

  • Ringan, ditandai sesak napas, mengi, batuk, sesak dada
  • Moderat, Mengi keras, kesulitan bernapas, hanya bisa berbicara dalam kalimat pendek.
  • Parah, Tertekan, terengah-engah, kesulitan mengucapkan dua kata, kebiruan di sekitar mulut.

4. Berikan Inhaler

bantu korban memakai inhaler

  • Korban sesak nafas biasanya selalu membawa inhaler. Tugas Anda yakni membantu korban menggunakan obatnya.
  • Kocok inhaler
  • Minta korban bernapas sepenuhnya dan letakkan corong inhaler di mulut korban.
  • Minta korban mengihirup inhaler 1 kali dan biarkan menghembuskan nafas 6 kali, sebelum memberikan inhaler kedua.
  • Berikan sebanyak 4-6 kali puff inhaler
  • Lalu amati selama 4 menit, jika gejala masih persisten, berikan kembali sesuai instruksi.

5. Pantau sampai bantuan datang

  • Amati kondisi korban dengan seksama. Jika Anda melihat korban terlihat seperti mengantuk, itu bisa berarti asma memburuk.
  • Jangan berasumsi asma seseorang membaik jika Anda tidak lagi mendengar napas berbunyi.
  • Jika pemberian inhaler setelah 4 menit belum membaik, ulangi sekali lagi
  • Jika masih belum membaik, dan pertolongan belum datang, berikan 4-8 puff setiap 20 menit.
  • Bisa diulangi sampai 4 jam bila kondisi masih belum membaik
  • Jika Anda masih menunggu bantuan setelah 4 jam, dosis yang dianjurkan adalah 4 hingga 8 puff sesuai kebutuhan setiap 1 sampai 4 jam

6. Tindak Lanjut

Setelah tiba di ruang gawat darurat, dokter akan memeriksa tingkat keparahan serangan dan memberikan perawatan, termasuk obat-obatan. Jika kondisi belum membaik, korban akan mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Serangan Asma biasanya membaik setelah korban menerima perawatan medis tepat waktu. Tetapi penyakit ini bisa kambuh dikemudian hari. Beberapa mungkin memerlukan rawat inap dan intubasi.

BACA:  Kenali Pertolongan Pertama Korban Gigitan Ular Berbisa

Tips mencegah serangan sesak nafas

Serangan asma dapat dicegah dengan beberapa tips berikut ini:

  • Hindari faktor penyebab yang diketahui
  • Gunakan inhaler sebelum beraktivitas yang dapat menyebabkan serangan muncul
  • Selalu bepergian dengan inhaler
  • Sampaikan kepada orang terdekat pasien tentang kondisinya

Asma jarang berakibat fatal, tetapi bisa menjadi kronis dan sangat serius dan berbahaya bila tidak mendapatkan pertolongan. Semua orang hendaknya memahami cara menolong orang yang terserang sesak nafas.

Referensi
  • Acute Asthma Attack Treatment for Adults | WebMD, “Link sumber
  • First Aid for Asthma Attack/Exacerbation | DoveMed, “Link Sumber
  • Asthma: Symptoms & Causes, “Link Sumber
Apotekeranda.com hadir ditengah perkembangan teknologi modern untuk menyediakan informasi kesehatan terkait penggunaan obat yang tepat beserta tips-tips yang mencakup kehamilan dan menyusui, kesehatan pria dan wanita, serba-serbi perkuliahan farmasi dan apoteker, dan informasi peraturan kefarmasian terupdate. Saya Samir Jalali, mengajak masyarakat indonesia untuk bijak dalam menggunakan obat. Konsultasikan obat yang Anda gunakan bersama Apoteker di daerah Anda, atau hubungi kami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here