Penyakit Stroke Iskemik: Gejala, Penyebab dan Pengobatan

0
278
views
pengobatan penyakit stroke iskemik
Subscribe & Dapatkan Video Tips Kesehatan Gratis

Berdasarkan jenis-jenis penyakit stroke, iskemik mengambil peran terbesar menurut angka kejadian yang dilaporkan American Heart Association yaitu sebesar 88% dan stroke pendarahan yang biasa disebut hemoragic atau hanya sekitar 12%.

Adanya sumbatan pada pembuluh darah arteri otak maupun gumpalan yang berjalan dari pembuluh otak menuju tempat lain adalah penyebab utama terjadinya stroke iskemik.

Pada bagian otak sangat bergantung pada arteri untuk mengantarkan darah dari jantung dan paru. Ketika arteri mengalami sumbatan, neuron (sel otak) akan mengalami penurunan aktivitas hingga berhenti akibat suplai energi yang tidak memadai.

Hanya dalam beberapa menit, sel otak akan mati apabila arteri tersumbat. Kasus ini banyak terjadi pada pasien stroke yang dikategorikan stroke gawat darurat.

Penyebab Penyakit Stroke Iskemik

Penyakit stroke disebabkan karena suplai darah yang berasal dari jantung akibat hasil dari denyut jantung yang tidak beraturan seperti kasus fibrilasi artial, serangan jantung maupun adanya kondisi abnormal pada katup jantung.

Hal yang yang menyebabkan stroke iskemik bisa sebagai reaksi obat, adanya luka pada pembuluh darah pada bagian leher temasuk adanya bekuan dalam darah. Neuron yang mengalami sumbatan menghasilkan influks kalsium sehingga memicu pelepasan neurotransmitter dalam jumlah yang tinggi.

Adanya influks kalsium juga memicu kerusakan membran sel dan struktur neuron lainnya. Ketika proses ini berlangsung, radikal bebas, asam arakidonat, dan nitrit oksida akan terbentuk sehingga memicu kerusakan neuron lebih lanjut.

Manifestasi Klinik Penyakit Stroke Iskemik

Seseorang yang terkena serangan stroke terkadang tidak menyadari akan gejala tersebut. Stroke secara tiba-tiba muncul (pada beberapa kasus) lalu menghilang beberapa hari setelahnya.

Hasil dari serangan ini dapat menyebabkan kehilangan atau penurunan daya ingat, penurunan pendengaran, bicara yang kurang jelas, kematian pada jaringan tertentu seperti wajah, tangan dan kaki, kontrol kemih yang hilang, penurunan keseimbangan serta emosi yang tidak stabil.

Pada kasus pasien yang tidak bisa berjalan akan dipengaruhi tingkat keparahan stroke berserta bagian otak yang terserang.

Pengobatan stroke iskemik

Segera setelah seseorang terkena stroke hendaknya mendapatkan penanganan sebelum tiba di rumah sakit. Apabila sudah terdiagnosa stroke iskemik, maka dibutuhkan terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Perawatan dan pengobatan yang dibutuhkan dapat kita lihat sebagai berikut:

Perawatan suposif

Pemberian aliran udara dengan tambahan oksigen sangat dibutuhkan agar kerusakan jaringan otak tidak memburuk. Monitoring aktivitas jantung perlu dilakukan untuk melihat aktivitas perluasan atau komplikasi yang kemungkinan dapat terjadi.

Setidaknya 24 jam setelah serangan pertama, seorang penderita sudah harus ditangani. Hipertensi dan diabetes juga sangat erat kaitannya dengan penyakit stroke sehingga perlu pengukuran tekanan darah segera mungkin untuk memberikan tindak lanjut dalam penanganan farmakoterapi stroke iskemik.

Farmakoterapi Penyakit Stroke Iskemik

1. Recombinant Tissue Plasminogen Activator (rtPA)

rtPA merupakan terapi farmakologi yang sudah disetujui oleh FDA dalam penanganan penyakit stroke iskemik akut. Hasil penelitian menunjukkan outcome yang jauh lebih baik pada pasien yang diterapi dengan obat tersebut ketika onset stroke dalam kurun waktu 3 jam. Namun pemberian rtPA hendaknya hati-hati untuk mencegah kemungkinan pendarahan yang parah.

2. Agen trombolitik

Penggunaan streptokinase sebaiknya perlu dihindari sedini mungkin agar resiko pendarahan bisa diminimalisir. Agen trombolitik seperti retepase, urokinase, staphylokinase perlu dipertimbangkan untuk terapi stoke iskemik akut. Namun, agen tersebut belum diuji secara luas.

Agen trombolitik intra arterial dalam menjadi pilihan pada pasien yang mempunyai durasi stroke kurang dari 6 jam. Ketika pasien dikontraindikasikan untuk trombolitik intravena seperti pasca operasi, agen ini dapat menjadi pengganti.

3. Antikoagulan

Antikoagulan digunakan untuk mencegah stroke ulangan serta menghentikan risiko memburuknya sistem neurologis. Stroke sedang hingga berat belum direkomendasikan untuk koagulan akibat risiko komplikasi pendarahan intrakranial yang serius kemungkinan dapat terjadi.

4. Antiplatelet

Clopidogrel, aspirin, dipiridamol dan tiklopidin merupakan agen antiplatelet yang sering digunakan dalam terapi stroke. Aspirin merupakan rekomendasi awal pada kebanyakan pasien namun sebaiknya tidak dikombinasikan dengan clopidogrel ataupun agen lain pada keadaan stroke iskemik akut.

5. Agen neuroprotektif

Pengobatan dengan agen neuroprotektif dapat membatasi efek seluler dari iskemik akut serta mengembalikan perfusi darah sehingga mencegah cedera otak setelah serangan stroke.

6. Antihipertensi

Pada kondisi pencegahan serangan berulang maupun resiko kejadian vaskular lanjutan, terapi dengan obat antihipertensi sangat direkomendasikan. Kombinasi diuretik dan ACE inhibitor dapat digunakan berdasarkan data yang tersedia. Namun perlu diperhatikan faktor penyerta dalam memilih obat seperti riwayat penyakit lain yang dimiliki pasien.

7. Antihiperlipidemia

Pasien penyakit stroke iskemik akut yang ditemukan adanya peningkatan kadar kolesterol yang tinggi dalam darah hendaknya mendapatkan terapi antikolesterol. Agen statin sebagai pilihan utama berperan dalam menurunkan kadar kolesterol. Selain itu modifikasi gaya hidup beserta panduan diet merupakan pilihan yang harus diterapkan.

8. Antidiabetes

Pasien dengan penyakit penyerta diabetes, maka diperlukan kontrol yang ketat terhadap tekanan darah, kolesterol dan gula darah. Ketika ditemukan kasus seperti ini, agen ACE inhibitor yang bersifat menurunkan progresif penyakit ginjal dapat menjadi terapi lini pertama pada pasien stroke disertai diabetes.

Subscribe & Dapatkan Video Tips Kesehatan Gratis
Saya adalah bagian dari layanan Apoteker indonesia. Menjadi penulis di Apotekeranda.com adalah satu kebanggaan karena dapat menyebarkan informasi kesehatan kepada seluruh masyarakat indonesia. Jika anda memiliki pertanyaan seputar obat, silahkan cantumkan melalui komentar, atau masuk di halaman Konsultasi obat. kami senantiasa akan melayani anda sepenuh hati. Terhubung bersama saya dengan follow instagram @samerjalali
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here