penggolongan obat tablet

Apoteker Anda – Penggolongan obat tablet ditinjau berdasarkan metode pembuatan tablet, distribusi obat dalam tubuh, dan jenis bahan penyalut. Berdasarkan defenisi tablet adalah sediaan padat yang mengandung bahan obat yang didalamnya terdapat ataupun tidak bahan pengisi. Istilah lain dari tablet adalah Bolus yaitu tablet besar yang digunakan untuk obat hewan besar.

Penggolongan obat tablet

Penggolongan obat tablet dapat dibagi berdasarkan 3 jenis kategori yaitu berdasarkan metode pembuatan tablet, distribusi obat di dalam tubuh, dan obat tablet berdasarkan bahan penyalut.

[quads id=5]

Golongan tablet berdasarkan metode pembuatan

1. Tablet cetak

Tablet cetak dibuat dari bahan obat serta bahan pengisi yang umumnya mengandung laktosa dan serbuk sukrosa. Karakteristik tablet cetak agak rapuh sehingga dibutuhkan kehati-hatian dalam pengemasan dan distribusi.

Kepadatan tablet cetak tergantung pada ikatan kristal yang terbentuk selama proses pengeringan dan tidak begantung pada tekanan yang diberikan. Contoh tablet cetak adalah tablet triturat dan tablet hipodermik.

  • Tablet triturat merupakan tablet cetak atau kempa berbentuk silindris yang digunakan untuk memberikan jumlah terukur yang tepat untuk peracikan obat
  • Tablet hipodermik adalah tablet cetak dibuat dari bahan mudah larut dan harus steril untuk penggunaan injeksi hipodermik

Baca juga: Macam rute pemberian obat, Mana lebih baik?

2. Tablet Kempa

Tablet ini dibuat dengan memberikan tekanan tinggi pada serbuk atau granul dengan cetakan baja. Umumnya tablet kempa mengandung zat aktif, bahan pengisi, bahan pengikat, desintegran dan lubrigan, ataupun dapat ditambahkan zat pewarna. Jenis tablet kempa adalah sebagai berikut:

  • Tablet triturat
  • Tablet sublingual adalah tablet yang digunakan dengan cara meletakkan tablet dibawah lidah hingga zat aktif diserap secara olal melalui mukosa mulut.
  • Tablet bukal digunakan dengan cara meletakkan tablet diantara pipi dan gusi sehingga zat aktif diserap secara langsung melalui mukosa mulut
  • Tablet effervesent adalah tablet larut yang mengandung campuran asam dan natrium bikarbonat yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan karbon dioksida
  • Tablet kunyah dimaksudkan untuk dikunyah dan umumnya diformulasikan untuk anak-anak dengan varian rasa beragam.
BACA:  Macam-macam Jenis Dosis Obat dalam Ilmu Farmasi

Golongan tablet berdasarkan Distribusi obat dalam tubuh

Terdapat 2 mekanisme kerja obat secara umum termasuk tablet apabila masuk kedaam tubuh. Obat dapat terdistribusi secara sistemik ataupun hanya bekerja lokal.

1. Tablet Kerja Lokal

Tablet lokal biasanya diformulasikan untuk penggunaan area tertentu dengan harapan hanya bekerja pada area tersebut. Contohnya tablet hisap untuk pengobatan rongga mulut, table vaginal untuk infeksi kelamin wanita.

2. Tablet Kerja Sistemik

Obat tablet yang bekerja secara sistemik dapat dibedakan dalam 2 mekanisme kerja yaitu short action (kerja singkat) yang biasanya digunakan lebih dari satu kali sehari dan long action (kerja panjang) yang biasanya digunakan cukup 1 kali sehari.

[quads id=4]

Golongan tablet berdasarkan jenis bahan penyalut

1. Tablet salut biasa ataupun salut gula

Tablet ini disalut dengan gula dari suspensi dalam air mengandung serbuk yang tidak larut seperti pati, kalsium karbonat, talk, atau titanium dioksida. Kelemahan salut gula adalah lamanya waktu penyalutan dan perlunya penyalut tahan air. Ini tentunya akan memperlambat disolusi dan memperbesar bobot tablet.

2. Tablet salut selaput

Obat golongan ini disalut dengan HPMC, metil selulosa, Na-CMC dan dicampurkan dengan selulosa asetat dengan PEG.

3. Tablet salut kempa

tablet ini disalut secara kempa cetak dengan massa granulat yang terdiri dari laktosa, kalsium fosfat, atau zat lain yang cocok. Tablet ini biasanya digunakan secara repeat action.

4. Tablet salut enterik

tablet ini biasa dikenal dengan enteric coated tablet atau tablet lepas tunda digunakan jika obat dapat rusak karena cairan lambung atau mengiritasi lambung. sehingga diperlukan zat untuk menghambat pelepasan granul dan tablet mampu melewati lambung.

5. Tablet lepas lambat

Tablet lepas lambat memiliki efek diperpanjang, efek pengulangan, dan lepas lambat sehingga zat aktif akan tersedia dalam jangka waktu lama setelah obat diminum.

BACA:  Cara Mudah Menghitung Dosis Obat Pada Anak dan Bayi

Baca juga: Proses metabolisme obat melintasi membran

Ada banyak jenis golongan obat tablet jika ditinjau dari beberapa metode. Namun dibalik itu semua berfungsi sebagai pengobatan dan cara untuk memberikan efek terapi yang maksimal.

[quads id=3]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here