13 pekerjaan berbahaya yang tidak boleh dilakukan ibu hamil

Berbagai pekerjaan berbahaya yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda dan tua. Mengharapkan bayi adalah salah satu momen terindah dalam kehidupan seorang wanita. Tetapi kehamilan adalah saat yang tepat untuk memastikan bahwa ibu dan bayinya aman dan sehat. Jika Anda hamil, Anda perlu berhenti melakukan beberapa kegiatan, yang dapat terbukti berbahaya bagi Anda dan si kecil di dalam rahim.

Latihan dan kegiatan ringan memang dibutuhkan untuk ibu hamil. Namun, ada beberapa kegiatan yang harus dihindari saat hamil untuk memastikan keselamatan bayi Anda. Berikut ini 13 aktivitas fisik yang harus dihindari ibu hamil. Pastikan untuk tidak melakukan hal berikut ini, agar kesehatan Anda serta janin yang dikandung tetap terjaga.

1. Mengangkat Beban Berat

Mengangkat beban berat dapat menekan punggung dan panggul Anda. Ini juga dapat menyebabkan bocor dan meningkatkan kemungkinan terjadinya prolaps (uterus masuk ke area V.

Jika Anda harus mengangkat sesuatu yang berat, cobalah untuk memegangnya dekat dengan tubuh Anda. Perlahan tekuk lutut Anda dan jangan libatkan punggung dalam mengangkat beban tersebut. Jika Anda pernah mengalami keguguran di masa lalu, Anda harus menghindari mengangkat beban selama kehamilan.

2. Jenis yoga tertentu

Yoga adalah latihan yang luar biasa, tetapi beberapa posisi yang membutuhkan banyak peregangan harus dihindari. Putaran tertutup, postur perut ke bawah, maupun inversi penuh adalah beberapa yang harus dihindari.

BACA:  17 Rekomendasi Boleh Dilakukan dan Larangan Ibu Hamil 1 Bulan

Sekalipun Anda baru untuk yoga atau praktisi yang berpengalaman, Anda harus berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum melakukan yoga selama kehamilan. Anda dapat menghadiri kelas yoga pranatal, yang dirancang khusus untuk wanita hamil.

3. Berolahraga berbaring tengkurap

Berbaring di perut dengan postur yang tidak nyaman dapat melukai bayi, terutama setelah trimester pertama. Bahkan cedera yang tidak signifikan dapat memiliki konsekuensi yang signifikan. Coba modifikasi latihan Anda dan buat diri Anda nyaman.

4. Mandi sauna atau bak air panas

Bersantai di bak mandi panas bisa berbahaya karena dapat meningkatkan kemungkinan cacat lahir dan juga penyakit menular, jika air atau bak mandi tidak bersih. Suhu air yang digunakan untuk mandi harus mendekati suhu tubuh Anda.

5. Wahana hiburan

Wahana taman hiburan adalah kegiatan yang harus dihindari selama kehamilan. Jika Anda rentan terhadap mual, Anda harus menghindari apa pun yang terjadi dalam gerakan melingkar atau vertikal di udara.

Pastikan untuk hindari roller-coaster dan wahana sejenisnya itu, karena mereka membutuhkan pelepasan dan pendaratan yang kuat, yang dapat membahayakan bayi Anda.

6. Berlari dan jogging

Berlari dan jogging baik untuk Anda hanya jika Anda sudah terbiasa dan tidak untuk ibu hamil. Jangan memulai rutinitas lari atau joging baru. Lebih baik untuk berjalan daripada berlari atau jogging. Karena Anda mungkin tidak kehilangan kendali atas kecepatan Anda dan memiliki kemungkinan cedera yang lebih kecil.

7. Bersepeda

Bersepeda bukanlah ide yang baik untuk ibu hamil. Selain itu, berkendara di jalan yang padat dan jalur tunggal mungkin tidak aman. Alternatif yang lebih aman adalah mengendarai sepeda stasioner, tetapi hanya sampai trimester kedua.

BACA:  Hamil 3 Bulan Gejala Mual Muntah dan Ngidam Memuncak

8. Aerobik tertentu

Senam Aerobik meningkatkan kemungkinan jatuh dan melukai sendi dan ligamen yang menyeimbangkan tubuh Anda. Bahkan jika Anda memiliki pengalaman dalam aerobik, Anda harus menghindarinya di trimester kedua dan ketiga. Ligamen cenderung menjadi longgar dan lebih rentan terhadap cedera.

9. Pekerjaan yang ketat

Kehamilan adalah waktu untuk mengambil sesuatu dengan mudah. Jika Anda ingin berolahraga, lakukan di rumah atau di gym terdekat. Pastikan detak jantung Anda di bawah 140 detak per menit. Jika Anda mulai merasa lelah, dengarkan tubuh Anda dan berhenti dan beristirahat.

10. Snowboarding

Anda harus menghindari snowboarding atau skateboard, karena Anda mungkin kehilangan keseimbangan tubuh dan menderita jatuh dan cedera parah.

11. Menyelam atau berselancar

Ketika Anda muncul di permukaan air, ada kemungkinan gelembung udara terbentuk di aliran darah Anda sehingga Anda dan bayi Anda berisiko. Selain itu, berselancar dan ski air dapat meningkatkan risiko jatuh dan cedera. Tekanan air selama scuba diving dapat berdampak buruk pada bayi.

12. Tenis

Jika Anda seorang pemain tenis biasa, Anda dapat memainkannya hanya di trimester pertama. Dari trimester kedua, keseimbangan tubuh Anda berubah dan Anda bisa jatuh dan melukai diri sendiri.

13. Menunggang kuda

Ini adalah aktivitas yang sangat berbahaya selama kehamilan. Ada risiko jatuh, dan, Anda tidak pernah bisa memprediksi bagaimana reaksi seekor kuda liar.

Menjadi aktif secara fisik memang penting dalam kehamilan karena mencegah komplikasi seperti [pendarahan] dan membuat persalinan Anda menjadi mudah. Tetapi itu tidak memberi Anda kebebasan untuk melakukan aktivitas fisik apa pun. Anda harus berhati-hati dalam gerakan Anda, terutama setelah trimester pertama. Konsultasikan dengan dokter kandungan sebelum Anda melakukan aktivitas / latihan fisik apa pun.

BACA:  10 Perubahan Tubuh dan Tanda Awal Kehamilan yang Tak Disadari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here