panduan memulai kehamilan (program hamil sampai menyusui)

Jika Anda baru saja menikah, sudah menikah tapi belum mendapat anak, merencanakan punya anak, atau ingin menjalankan program kehamilan anak laki-laki maupun perempuan, artinya panduan ini ditujukan untuk Anda.

Panduan memulai kehamilan ini bukan bersifat pasti sesuai yang diharapkan mengenai jadwal kehamilan terencana. Namun, arahan berdasar pada praktik ilmu medis diuraikan di bawah supaya memudahkan setiap pasangan merencanakan kehamilan.

Anda harus mengoptimalkan upaya sebesar mungkin untuk memenuhi kebutuhan pendukung terlaksananya kehamilan. Kami harap panduan ini memberikan solusi dari masalah Anda yang sulit punya anak.

Tips program hamil ini fokus pendekatan khusus pada perawatan kehamilan untuk berbagai kelompok, melalui peningkatan pengalaman perawatan sebelum dan sesudah hamil. Topik-topik yang dibahas dalam Pedoman ini mencakup praktik inti dalam perawatan ibu hamil yang relevan, dan merawat ibu hamil yang sehat. Ini termasuk:

  • Persiapan sebelum menjalankan program kehamilan
  • Mencoba untuk hamil
  • Mempercepat pembuahan (konsepsi)
  • Kebutuhan nutrisi dan aktivitas fisik selama kehamilan
  • Perkembangan janin
  • Perawatan ibu hamil sejak awal kehamilan sampai melahirkan
  • Kondisi yang harus diwaspadai oleh ibu hamil
  • Dukungan pasca persalinan dan menyusui
  • Kontrasepsi setelah melahirkan
  • Perawatan bayi baru lahir sampai umur 1 tahun

Tubuh manusia dibagi menjadi kelompok organ dan jaringan yang bekerja bersama untuk menjalankan fungsi. Selama kehamilan, banyak dari sistem ini mengalami perubahan ukuran, struktur, dan bahkan fungsi untuk memenuhi kebutuhan janin yang sedang tumbuh.

Beberapa perubahan sudah jelas, seperti rahim dan payudara yang berkembang cepat. Perubahan lain, seperti peningkatan besar volume darah, lebih halus namun penting untuk kesejahteraan janin dan kehamilan yang sukses.

Persiapan sebelum menjalankan program hamil

Peluang Anda untuk hamil dan memiliki kehamilan yang sehat dan bayi lebih baik jika Anda dan pasangan dalam kondisi sehat. Makanan, olahraga, perilaku buruk seperti merokok atau minum alkohol merupakan faktor penting harus ditinjau setelah memutuskan untuk program kehamilan.

Jika khawatir tentang kesehatan seksual Anda, mulailah pemeriksaan untuk memastikan Anda tidak memiliki infeksi menular seksual. Sebelum mencoba untuk hamil, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yang dapat membantu meningkatkan peluang setiap pasangan untuk hamil dan mendapatkan kehamilan yang sehat.

BACA:  Amankah Makan Pedas Saat Hamil? Ini Jawabannya

Dokter kandungan dan bidan dapat memberi saran mengenai perawatan kesehatan sebelum, selama, dan sesudah kehamilan.

1. Periksa kondisi kesehatan

Bicarakan dengan petugas medis terkait tentang bagaimana kehamilan Anda mungkin terpengaruh jika mempunyai riwayat kesehatan seperti:

  • Kondisi medis seperti diabetes atau epilepsi
  • Riwayat penyakit jantung, tekanan darah tinggi atau trombosis (pembekuan darah)
  • Kondisi herediter dalam keluarga seperti anemia sel sabit, thalasemia, cystic fibrosis
  • Masalah ginekologi, seperti endometriosis, sindrom ovarium polikistik (PCOS), atau riwayat kehamilan ektopik (sel telur yang dibuahi berada di luar rahim).

2. Penyandang disabilitas

Jika Anda atau pasangan memiliki cacat yang mungkin membuat lebih sulit untuk hamil, Anda mungkin memerlukan bantuan dokter spesialis. Jika Anda memiliki kondisi tersebut dan sedang hamil, penting untuk berbicara dengan dokter sesegera mungkin.

3. Obat yang digunakan

Jika Anda mengonsumsi obat-obatan dengan alasan apa pun, beri tahukan kepada dokter bahwa Anda berencana program kehamilan. Karena beberapa obat dapat mempengaruhi bayi yang sedang berkembang. Jangan hentikan obat apa pun yang digunakan sampai Anda berbicara dengan dokter, karena ini dapat memengaruhi kesehatan Anda.

Jika Anda membeli obat-obatan dari apotek, selalu konsultasi penggunaan obat pada ibu hamil bersama apoteker untuk melihat apakah ini aman untuk dikonsumsi saat merencanakan kehamilan atau ketika hamil. Hindari perawatan apa pun yang tidak penting.

Anda juga harus memeriksa bahwa pengobatan herbal atau alternatif terapi yang digunakan selama kehamilan, atau ketika mencoba untuk hamil. Tanyakan kepada dokter, perawat, bidan atau apoteker Anda.

4. Kesehatan seksual

Jika Anda atau pasangan berpikir mungkin memiliki infeksi menular seksual, atau berisiko terkena infeksi, Anda bisa mendapatkan saran rahasia dan bantuan klinik kesehatan seksual atau dokter terkait.

Beberapa infeksi menular seksual dapat mempengaruhi peluang untuk hamil, dan jika tidak diobati, dapat menular ke bayi selama kehamilan atau kelahiran. Anda mungkin akan ditawari tes skrining serviks pap smear jika tidak pernah mendapatkan tes dalam lima tahun terakhir.

5. Infeksi Rubella

Sangat penting untuk melakukan tes rubella (campak) sebelum mencoba untuk hamil. Sebab ini dapat membahayakan janin , terutama pada 12 minggu pertama kehamilan. Infeksi Rubella dapat merusak jantung, mata, dan telinga janin.

Jika Anda telah mendapat vaksinasi rubella, mungkin akan kebal (Anda terlindung dari infeksi) seumur hidup. Namun, pemeriksaan tetap penting sebelum hamil. Jika Anda tidak kebal, dokter atau perawat akan melakukan vaksinasi. Ini harus dilakukan setidaknya satu bulan sebelum memulai program hamil.

BACA:  10 Gejala Kehamilan Sering Dirasakan Ibu Berbadan Dua

6. Konsumsi makanan sehat

mengonsumsi berbagai makanan segar membantu pastikan kebutuhan semua vitamin dan mineral yang Anda butuhkan. Diet sehat terdiri dari:

  • Makanan bertepung, seperti kentang, ubi jalar, roti, pasta, nasi, dan sereal
  • Sedikitnya lima porsi buah dan sayuran sehari (ini bisa segar, kering, beku, jus)
  • Makanan berprotein, seperti daging, kacang, ayam, telur, kacang-kacangan
  • Olahan susu, seperti susu, yoghurt dan keju
  • Ikan

7. Minum suplemen Asam folat

Saran medis untuk semua wanita yang merencanakan kehamilan adalah mengambil suplemen harian asam folat. Anda harus minum 0,4 mg (400 mikrogram) asam folat sejak berhenti menggunakan kontrasepsi, atau sedang menjalankan program hamil.

Penggunaan asam folat dilanjutkan sampai paling cepat sampai minggu ke 12 kehamilan. Asam folat adalah bagian vitamin B dan dibutuhkan untuk perkembangan bayi di minggu-minggu awal kehamilan.

Manfaat asam folat membantu untuk mencegah kelainan otak dan saraf (seperti spina bifida). Anda bisa membeli suplemen ini di apotek atau resep dari dokter. Jika ada riwayat pernah memiliki kehamilan dipengaruhi oleh spina bifida, epilepsi atau diabetes, maka penting mengonsumsi dosis lebih tinggi asam folat.

Selain menggunakan suplemen vitamin, Anda bisa makan makanan yang mengandung asam folat, seperti sayur hijau, roti, dan sereal.

Mencoba untuk hamil

Makanan yang harus dihindari

Keracunan makanan yang parah selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran, atau cacat janin. Wanita yang mencoba hamil disarankan untuk hindari makanan yang memiliki  resiko menyebabkan keracunan.

Makanan yang harus dihindari ibu hamil (pantangan atau mencoba hamil berikut bisa mengandung bakteri berbahaya.

  • Susu yang tidak dipasteurisasi dan keju. Periksa label makanan dan pastikan susu dipasteurisasi.
  • Telur yang dimasak setengah matang atau mentah
  • Keju lunak
  • Daging atau ikan kurang matang, tidak matang atau
    daging yang diawetkan.
  • Kerang

Makanan lain mengandung zat yang dapat membahayakan janin, dan Anda harus menghindari. Makanan-makanan yang dimaksud adalah:

  • Suplemen vitamin A(termasuk minyak ikan cod).
  • hati mengadung vitamin A tinggi.
  • Batasi ikan laut agar potensi paparan merkuri bisa cegah
  • Hindari jenis kacang-kacangan jika ada riwayat alergi.

Minuman kafein

Minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, cola, minuman energi, dan coklat harus diambil dalam jumlah kecil saja. Ada penelitian menyebutkan bahwa minum kopi saat hamil membaya risiko berbahaya bagi janin dan kesehatan ibu.

Kebersihan makanan

Penting untuk mencuci semua buah dan sayuran secara menyeluruh. Ini termasuk salad buah dan sayuran dalam bentuk kemasan.

BACA:  15 Cara Alami Tingkatkan Kesuburan agar Cepat Hamil

Toksoplasmosis

Toksoplasmosis adalah infeksi disebabkan oleh parasit yang bisa hidup di tanah, daging mentah dan kotoran. Infeksi toksoplasmosis selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran, kerusakan mata, telinga, atau otak bayi.

sinar X

Anda tidak harus melakukan x-ray saat kamu hamil kecuali itu sangat penting untuk kesehatan Anda. Jika ada rencana melakukan hal tersebut, ceritakan pada dokter terkait kondisi kehamilan Anda.

Perbanyak olahraga

Baik Anda dan pasangan harus mulai, atau mengikuti olahraga teratur saat mencoba
hamil. Olahraga teratur akan meningkatkan kesehatan dan dan mengurangi stres. Jika tidak terbiasa berolahraga, mulai perlahan-lahan.

Semakin aktif dan bugar, semakin mudah untuk bisa hamil, dan mengatasi masalah saat hamil. Berjalan dan berenang bisa jadi pilihan kebugaran, kelas yoga dapat membantu relaksasi dan tonus otot.

Latihan apa pun yang Anda lakukan, bicara ke dokter atau instruktur olahraga jika bila Anda sudah hamil. Sebab kondisi kehamilan harus disesuaikan dengan latihan olahraga agar tidak membahayakan janin.

Anda harus menghindari olahraga berisiko seperti bela diri, bersepeda, menunggang kuda, panjat tebing,  olahraga yang membutuhkan lompatan, seperti volley, dan sebagainya.

Seimbangkan berat badan

Apa yang kamu makan dan seberapa sering olahraga mempengaruhi berat badan. Kelebihan berat badan bisa mengganggu siklus menstruasi mengurangi kesempatan bisa hamil.

Vitamin D

Perempuan yang terbatas paparan sinar matahari, seperti wanita yang tinggal di rumah, bekerja di ruang tertutup mungkin perlu menggunakan suplemen Vitamin D. Mintalah dokter atau bidan, atau tanyakan kepada ahli gizi atau apoteker terkait makanan alami yang mengandung vitamin D tinggi.

Batalkan rencana traveling

Sedapat mungkin membatalkan rencana bepergian (traveling) jika sudah mengetahui Anda sedang hamil. Hindari penerbangan jarak jauh dan bepergian ke area di mana ada risiko malaria.

Jika perjalanan tidak dapat dihindari berbicara dengan bidan atau dokter.

Hentikan Merokok

Jika Anda atau pasanganmu merokok, itu bisa menurunkan tingkat kesuburan. Wanita yang merokok selama kehamilan memiliki risiko lebih besar seperti:

  • Keguguran
  • Bayi lahir mati
  • melahirkan terlalu dini (lahir prematur)
  • Komplikasi selama dan sesudah kehamilan dan persalinan
  • Bayi berat lahir rendah.

berat badan atau lahir prematur lebih cenderung memiliki masalah kesehatan dan beresiko tinggi sindrom kematian bayi mendadak.

Lingkungan kerja

Beberapa pekerjaan berkaitan dengan paparan zat berbahaya. Itu adalah lingkungan kerja yang tidak baik jika Anda merencanakan kehamilan. Jika Anda khawatir, bicarakan dengan manajer untuk mencari tahu lebih lanjut tentang risiko yang mungkin terjadi jika Anda tetap berada di lingkungan tersebut.

Selanjutnya: Panduan program anak laki-laki dan perempuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here