obat yang berbahaya diminum saat bekerja

Gangguan kesehatan bisa saja terjadi kepada siapapun, termasuk pekerja. Biasanya ketika mengalami masalah ini, solusi paling praktis adalah minum obat. Namun ternyata tidak semua obat baik diminum pada saat bekerja.

Efek samping obat mempengaruhi sistem metabolisme tubuh hingga menimbulkan efek yang bisa mengganggu aktivitas harian. Sejumlah obat berbahaya untuk diminum apabila seseorang sedang bekerja.

Untuk itu, bagi Anda yang mempunyai keseharian bekerja (kantoran, pekerja berat, driver, berkaitan mesin) sebaiknya menghindari 8 obat berbahaya ini jika ingin produktivitas dalam bekerja tidak terganggu.

1. Obat Selective Serotonin Reuptake Inhibitor (SSRI)

Obat SSRI digunakan untuk membantu mengelola gejala pada pasien depresi dan kecemasan. Obat ini dapat menyebabkan penambahan berat badan dan dapat membuat aktivitas menjadi lebih sulit.

Selain itu, Seorang spesialis penurunan berat badan dan ahli jantung yang dilansir healthline.com, Dr. Luiza Petre, MD, mengatakan pengguna obat ini mungkin juga mengalami rasa kantuk, yang dapat memengaruhi konstrasi Anda.

SSRI juga kemungkinan membuat mulut kering dan mengeluarkan keringat berlebihan. Sehingaa berpotensi memicu pengguna obat mengalami dehidrasi.

Obat ini diperoleh melalui resep dokter, maka saat Anda berkonsultasi ke dokter terkait penyakit yang Anda derita, sampaikan juga mengenai aktifitas harian Anda sebagai pertimbangan dokter dan apoteker memilih obat yang tepat.

2. Benzodiazepin

Obat-obatan golongan benzodiazepin digunakan untuk mengobati gangguan kecemasan. Petre mengatakan obat ini membantu dengan efek menenangkan dan mengurangi aktivitas stimulasi otak.

BACA:  Petunjuk Minum Obat untuk Pasien Agar Cepat Sembuh

Sebagai obat penekan, kemungkinan efek samping dari benzodiazepin termasuk:

  • Kelelahan
  • Mengantuk
  • Relaksasi otot
  • Energi lebih rendah

Pasien yang memakai obat ini akan berpotensi memunculkan risiko bahaya yang bersifat fatal apabila mereka bekerja setelah minum obat.

3. Obat stimulan

Jika Anda berolahraga, atau pekerjaan berat lainnya dan mengonsumsi obat yang meningkatkan tenaga (stimulan), Anda perlu memahami bagaimana efek samping stimulan ini dapat memengaruhi latihan Anda.

Obat kategori stimulan memicu efek samping berbahaya diantaranya:

  • peningkatan denyut jantung
  • tekanan darah tinggi
  • kegelisahan
  • tremor
  • hyperthermia (suhu tubuh tinggi)

Efek samping tersebut akan berbahaya dan dapat menyebabkan kematian apabila disertai dengan aktivitas berat seperti olahraga, dan pekerjaan berat lainnya.

4. Obat tidur

Obat tidur adalah salah satu alat bantu tidur yang paling umum digunakan oleh orang dewasa untuk membantu mengatasi gangguan tidur seperti insomnia.

Namun efek samping dari obat ini bisa memperpanjang rasa kantuk terbawa ke hari berikutnya. Imbasnya produktivitas Anda akan terganggu.

5. Obat alergi

Seperti banyak obat lain, obat alergi juga mempunyai efek mengantuk. Biasanya golongan obat antihistamin generasi pertama seperti seperti diphenhydramine dan hydroxyzine melintasi penghalang darah-otak dan memengaruhi ingatan, koordinasi, dan menyebabkan kantuk.

Meskipun obat jenis ini bisa ditebus tanpa resep dokter, namun ada baiknya Anda berkonsultasi kepada apoteker terkait pengaruh obat setelah diminum.

6. Obat dekongestan

Ketika Anda mengalami pilek atau sinus, obat jenis dekongestan bisa membantu meredakan masalah tersebut. Namun perlu disadari bahwa obat ini memicu detak jantung dan tekanan darah, sehingga tidak baik bagi Anda pekerja berat.

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau masalah jantung, dekongestan dapat meningkatkan risiko serangan jantung secara tiba-tiba.

BACA:  Penggunaan Obat Tidak Rasional - Kriteria & Dampak pada Pasien

7. Laksatif

Anda mungkin tidak menyadari bahwa obat jenis pencahar yang digunakan mengatasi sembelit bisa mengganggu pekerjaan. Tetapi Anda perlu menyadari alasan mengapa obat ini dapat membuat rutinitas Anda menjadi buruk daripada biasanya.

Obat-obat pencahar tertentu bekerja dengan menyebabkan kontraksi otot-otot di usus, dan efeknya dapat menyebabkan nyeri dan kram. Ketika Anda berolahraga atau bekerja berat, lebih sedikit aliran darah ke usus karena memompa ke otak dan otot rangka, membuat efek kram lebih buruk.

8. Obat demam flu

Di indonesia, obat jenis ini sangat mudah ditemukan dan buruknya bisa di peroleh di warung kecil. Obat demam disertai flu mempunyai kandungan lebih dari 1 obat, dan salah satunya menyebabkan kantuk.

Jika pasien berprofesi sebagai driver, pekerja berat, atau pekerjaan yang berkaitan dengan mesin bisa memunculkan risiko bahaya. Oleh sebabnya penting untuk menghidari obat ini.

Cara menggunakan obat yang baik dan benar

Inilah cara terbaik untuk membawa Anta tetap mempertahankan rutinitas harian yang aman dan efektif.

  • Dapatkan obat langsung dari apotek atau layanan kesehatan resmi lainnya
  • Tanyakan fungsi, efek samping, dan cara pakai obat kepada apoteker
  • Ceritakan tentang pekerjaan Anda kepada apoteker penanggung jawab apotek
  • Gunakan obat sesuai petunjuk pakai.

Karena setiap orang dapat merasa sedikit berbeda ketika meminum obat-obatan dan bagaimana obat mempengaruhi tubuh. Maka penting untuk memiliki informasi yang benar dan mengkaitkan pekerjaan sebelum Anda minum obat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here