cara merawat tali pusat bayi baru lahir

Perawatan tali pusar membutuhkan penanganan khusus sebab ini dapat menyebabkan infeksi apabila penanganan kurang tepat. Saat ini moment bahagia Anda karena apa yang Anda tunggu dan jaga selama 9 bulan didalam kandungan telah lahir di dunia. Pada artikel ini akan fokus membahas cara merawat tali pusar bayi baru lahir agar tidak terjadi infeksi.

Meskipun merawat tali pusat bayi butuh penanganan khusus, namun untungnya, tali pusar tidak mengharuskan Anda melakukan terlalu banyak, tetapi ada beberapa hal yang Anda perhatikan. Pada artikel ini, Anda akan menemuan informasi segala sesuatu yang berhubungan dengan perawatan tali pusat bayi baru lahir.

Instruksi dasar cara merawat tali pusat

Seperti bayi yang lain, merawat tali pusar bayi umur 1 bulan diterapkan sama halnya dengan apa yang dilakukan pada ibu lainnya. Untuk memastikan cara merawat tali pusat bayi, tanyakan dokter Anda tentang rekomendasi mereka untuk perawatan tali pusar.

Berikut instruksi dasar bagaimana Anda merawat tali pusar sikecil sampai kering dan sembuh.

  • Jaga kebersihannya dan biarkan selalu kering
  • Lipat popok ke bawah agar tali pusat tidak tersentuh popok
  • Segera ganti popok sikecil jika mereka BAK/BAB. Ini mencegah popok bocor dan mengotori tali pusar bayi Anda.
  • Jangan merendam bayi saat dimandikan.
  • Jangan pernah mencoba untuk menariknya.

Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah membiarkannya terbuka. Tidak perlu membalutnya. Ini hanya akan membuat area sekitar tali pusar menjadi lembab.

Lama perawatan tali pusar bayi

Sejak lahir, tali pusat bayi bisa terlepas setelah 7 hingga 21 hari. Jika bayi Anda masih memiliki tali pusat yang menempel setelah 4 minggu, hubungi dokter Anda untuk melakukan pemeriksaan.

BACA:  10 Makanan Sederhana yang Bisa Tingkatkan Produksi ASI

Ketika tali pusat bayi mulai terlepas, Anda mungkin menemukan pendarahan pada area tersebut. Anda bisa membersihkan sekitarnya dengan menggunakan tissu kering agar proses penyerapan lebih cepat. Jika pendarahan tidak berhenti atau lebih dari beberapa tetes, hubungi dokter Anda. Ada kemungkinan terjadi infeksi tali pusat bayi.

Tanda-tanda infeksi pada tali pusar bayi

Gejala berikut jarang terjadi, tetapi jika Anda melihat tanda-tanda ini, segera hubungi dokter Anda. Tanda-tanda infeksi ini dapat menyebabkan sesuatu yang disebut omphalitis, yang dapat membahayakan kesehatan bayi Anda.

  • Ada seperti nanah dengan bau busuk
  • Bayi tampak tidak nyaman atau kesakitan ketika area disentuh
  • Kulit sekitarnya merah atau bengkak
  • Demam
  • Nafsu makan rendah
  • Pembengkakan perut

Sekali lagi, jika Anda melihat tanda-tanda ini, hubungi dokter anak segera untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Cara membersihkan tali pusat bayi baru lahir

Ada banyak pemikiran yang berbeda, jadi Anda mungkin harus mengikuti saran dokter Anda, tetapi berikut ini Apoteker Anda memberikan tips membersihkan tali pusat bayi baru lahir yang diambil dari beberapa sumber terpercaya.

  1. Dulu direkomendasikan untuk menggunakan alkohol untuk membersihkan tali pusar. Namun, American Academy of Pediatrics baru-baru ini mengubah rekomendasi mereka, karena mereka menemukan alkohol dapat mengiritasi kulit, menunda penyembuhan, dan tidak ada bukti bahwa itu mengurangi risiko infeksi.
  2. Mayoclinic.org mengatakan bahwa jika tali pusar kotor atau lengket, Anda bisa membersihkannya dengan air biasa, dan keringkan dengan memegang kain penyerap bersih di sekitarnya, atau kipas itu dengan selembar kertas.
  3. WebMD merekomendasikan untuk membersihkannya sekali sehari dengan kapas basah yang direndam dalam air hangat. Dengan lembut bersihkan sisi dan kulit di sekitarnya. Gunakan kain lembut untuk mengerikannya.
BACA:  Merawat Bayi Baru Lahir, Tips Ibu Melahirkan Anak Pertama

Perawatan lanjutan jika dibutuhkan

Setelah tunggul tali pusar jatuh, jika Anda melihat benjolan merah yang lembab dengan cairan kuning/hijau yang bertahan lebih dari dua minggu, ini bisa menjadi jaringan ekstra yang disebut “granuloma umbilical”. Ini adalah masalah kecil yang dapat diobati tanpa rasa sakit melalui kauterisasi oleh dokter yang menggunakan perak nitrat. Sekali lagi, tidak ada ujung saraf di tunggul umbilical, sehingga bayi Anda tidak akan merasakan apa-apa.

Atau jika Anda melihat jaringan menggembung setelah tali jatuh, ini bisa menjadi “hernia umbilical“, yang biasanya hilang dengan sendirinya, tetapi harus diawasi oleh dokter.

Cara merawat tali pusat bayi baru lahir memang tergolong mudah. Dan selama perawatan berlangsung, tetap saja ada rasa khawatir yang muncul jika melihat sesuatu yang aneh terjadi pada tali pusat sikecil. Menjaga kebersihan, membiarkan kering, dan membebaskan dari gesekan kain atau popok adalah cara terbaik agar masalah baru tak muncul.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here