masalah sakit gigi dan semua hal tentang penyakit pada gigi

Masalah sakit gigi, cara mengobati, bagaimana mengatasi, danegala hal yang harus Anda pahami. Sakit gigi memang menyakitkan, ini melibatkan gusi bagian terdalam dengan tanda pembengkakan akibat bakteri.

Sakit gigi biasanya dirasakan sebagai nyeri yang muncul tiba-tiba dan bertahan dalam waktu tertentu. Beberapa faktor pemicu seperti minuman dingin, serta tekanan benda keras saat mengunyah.

Berbeda dengan nyeri lainnya, sakit gigi sulit untuk diabaikan. Ngilu yang bertahan membuat penderita merasakan gangguan yang luar biasa. Orang yang memiliki gigi berlubang akan lebih rentan mengalami hal ini dibandingkan yang tidak.

Penyebab sakit gigi

Pada umumnya sakit gigi disebabkan cedera/trauma pada area sekitar gigi, seperti berlubang ataupun masalah gusi. Rongga biasanya terasa ketika semakin membesar ke lapisan struktur gigi. Jika pembusukan melewati bagian luar gigi (enamel) ke lapisan dalam (dentin), ini akan memicu rasa tidak nyaman.

Rongga yang lebih dalam yang mendekati pusat gigi kemungkinan akan menyebabkan rasa sakit karena ada lebih banyak kerusakan pada gigi. Penyebab sakit gigi lainnya adalah sebagai berikut:

1. Abses gigi

Ini adalah infeksi yang berasal dari dalam gigi dan menyebar ke akar dan tulang di sekitarnya.

2. Gigi retak atau rusak

Fraktur gigi dapat mengekspos dentin sensitif atau bahkan pulpa. Adanya fraktur pada gigi menyebabkan rasa sakit setiap kali seseorang menekannya atau menggigit sesuatu yang berstektur keras.

3. Mengunyah yang tidak biasa

Ini seringkali dilakukan secara tidak sadar dan pada malam hari (bruxism). Bahayanya, bruxism menyebabkan kerusakan pada gigi dan dan bisa berlanjut mengiritasi saraf sampai ke titik di mana gigi menjadi sensitif.

BACA:  11 Deretan Teratas Cara Memutihkan Gigi Secara Alami

4. Infeksi gusi

Nyeri biasanya disebabkan kehilangan tulang di sekitar gigi. Akibatnya, abses gusi (infeksi) dapat terbentuk di ruang yang berkembang antara gigi dan gusi dan menyebabkan rasa sakit.

5. Permukaan akar terbuka

Ketika akar gigi tidak lagi ditutupi dengan tulang dan gusi pelindung, permukaan ini dapat sensitif terhadap rangsangan seperti menyikat gigi atau makanan dingin.

6. Muncul gigi baru

Gigi permanen terakhir yang muncul di mulut bisa juga menjadi penyebab sakit gigi. Tanda gejala sakit gigi. Tanda dan gejala lain yang mungkin muncul mengindikasikan masalah gigi diantaranya:

  • sakit saat menggigit atau mengunyah,
  • gigi hipersensitivitas terhadap minuman dingin,
  • pipi atau gusi bengkak di area gigi yang sakit,
  • pendarahan gusi,
  • ada gilu berdenyut di bagian gigi sakit.

Gejala tambahan mungkin termasuk sakit kepala, leher, telinga, demam, dan bau tidak sedap di mulut.

Bagaimana mengobati sakit gigi?

Perawatan untuk sakit gigi tergantung pada penyebab rasa sakit dan berapa banyak kerusakan yang ada. Secara umum, cara terbaik untuk menghentikan sakit gigi adalah dengan menghilangkan infeksi dan memperbaiki kerusakan untuk melindungi area sensitif yang terbuka.

Jika rongga sangat dalam dan masuk ke dalam pulpa, perawatan akar gigi dapat dilakukan karena pulpa telah terpapar dan terinfeksi bakteri. Perawatan saluran akar gigi bersama dengan terapi antibiotik biasanya diperlukan untuk gigi yang mengalami abses.

Jika infeksi telah menyebar luas, terapi antibiotik dan langkah-langkah tambahan mungkin diperlukan. Kadang-kadang pencabutan gigi mungkin satu-satunya pilihan untuk perawatan jika gigi atau gusi dan tulang sekitarnya terlalu rusak.

Untuk fraktur atau gigi retak, pemasangan mahkota gigi bisa menjadi pilihan. Mahkota akan menggantikan struktur gigi yang hilang atau membantu melindungi gigi yang melemah dari kerusakan dan kepekaan lebih lanjut.

BACA:  8+ Cara Mengobati Sakit Gigi Berlubang Terbukti Alami

Obat-obatan untuk sakit gigi

Umumnya, pengobatan rumahan hanya efektif sebagai tindakan sementara untuk menenangkan sakit gigi yang parah. Ini biasanya tidak menyembuhkan masalah. Obat pereda nyeri seperti ibuprofen bisa menjadi pilihan terbaik. Ini bisa Anda dapatkan tanpa resep dokter.

Acetaminophen adalah obat penghilang rasa sakit pilihan alternatif. Dalam beberapa kasus, ibuprofen dan acetaminophen digunakan secara bergantian.

Cara mengobati sakit gigi secara alami bisa menggunakan minyak cengkeh (eugenol). Ini dapat diaplikasikan ke area gigi yang terbuka dengan menggunakan kapas rendaman minyak cengkeh. Ini dapat membantu menghentikan sakit gigi sementara.

Mengobati sakit gigi saat hamil

Perawatan gigi dapat dilakukan dengan aman selama kehamilan asalkan mengikuti petunjuk dokter. Tidak disarankan menggunakan obat secara coba-coba tanpa pengawasan medis. Anda bisa konsultasi obat dengan apoteker Anda untuk memastikan obat Anda aman.

Umumnya, jika pekerjaan gigi diperlukan untuk mengobati sakit gigi, waktu yang disarankan untuk perawatan adalah trimester kedua kehamilan. Namun, jika ada risiko infeksi atau rasa sakit yang parah, perawatan gigi mungkin perlu dilakukan kapan pun selama kehamilan. Konsultasikan dengan dokter terkait hal ini.

Bagaimana mencegah sakit gigi?

Mencegahnya bisa dilakukan dengan membiasakan untuk mempraktekkan kebersihan mulut dengan baik, ini sangat membantu dalam mencegah masalah gigi. Rutininas ini juga bisa berperan sebagai [cara memutihkan gigi secara alami].

Lakukan kunjungan perawatan rutin dengan seorang dokter gigi dapat berfungsi untuk memastikan segala sesuatunya terkendali. Rongga kecil dapat ditemukan sebelum berubah menjadi rongga yang lebih besar.

Gusi bermasalah, termasuk abses periodontal, dapat dicegah sebelum berkembang menjadi lebih parah. Untuk menjaga gigi tetap kuat, hindari kebiasaan mengunyah es atau makanan yang sangat keras yang dapat menyebabkan kerusakan gigi.

BACA:  8+ Cara Mengobati Sakit Gigi Berlubang Terbukti Alami

Kurangi makanan atau minuman dengan kadar gula tinggi untuk mengurangi risiko kerusakan gigi. Perhatikan keasaman dalam minuman karena ini bisa menjadi sumber kepekaan dan gigi berlubang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here