peringatan keamanan obat klaritromisin

Apoteker Anda – Update keamanan obat klaritromisin. FDA telah mengeluarkan peringatan terkait keamanan obat klaritromisin mempunyai risiko terhadap penyakit jantung. Melalui Medscape.com dilansir pemberitahuan kepada tenaga kesehatan khususnya apoteker dan dokter agar memberikan pengawasan ketat terkait penggunaan obat klaritromisin.

Food and Drug Administration (FDA) mengingatkan bahwa peresepan clarithromycin harus lebih berhati-hati pada pasien dengan penyakit jantung koroner karena potensi peningkatan risiko masalah jantung atau kematian yang dapat terjadi bertahun-tahun kemudian.

Hasil Studi CLARICOR

Rekomendasi FDA didasarkan pada hasil follow-up 10 tahun studi CLARICOR, yang menemukan peningkatan kematian mendadak di antara pasien dengan penyakit jantung koroner yang menerima klaritromisin 2 minggu yang menjadi jelas setelah pasien diikuti setidaknya selama 1 tahun.

FDA pertama kali mengeluarkan peringatan tentang klaritromisin pada tahun 2005, sebelum hasil follow-up 10 tahun dari studi CLARICOR dimulai. Namun tidak merekomendasikan adanya perubahan spesifik pada penggunaan klaritromisin pada saat itu.

Klaritromisin adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi ykulit, telinga, sinus, paru-paru, dan bagian tubuh lainnya, termasuk infeksi Mycobacterium avium complex (MAC). Infeksi ini sering menyerang orang dengan HIV.

Hasil identifikasi yang disebutkan FDA belum mengetahui jelas tentang bagaimana klaritromisin akan menyebabkan lebih banyak kematian jika dibandingkan sample kontrol. Dari enam studi pengamatan yang dipublikasikan sampai saat ini pada pasien dengan atau tanpa penyakit arteri koroner, dua ditemukan bukti risiko jangka panjang dari klaritromisin dan empat tidak.

Baca juga: Sebab Gejala dan pengobatn Sindrom Koroner Akut

Singkat FDA secara keseluruhan, hasil dari studi CLARICOR memberikan bukti paling kuat mengenai peningkatan risiko dibandingkan dengan hasil penelitian observasional.

Oleh karena itu FDA menyarankan profesional kesehatan agar menyadari risiko signifikan ini dan mempertimbangkan manfaat dan risiko keamanan klaritromisin sebelum meresepkannya ke pasien manapun, khususnya pasien penyakit kardiovaskular.

BACA:  Terkait Berita 3 Pelayanan Dicabut, BPJS: Semua pelayanan itu tetap dijamin oleh skema JKN-KIS

Baca juga:

sumber: artikel ini dimuat dalam https://www.medscape.com/viewarticle/893025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here