Apoteker Anda – Kegiatan imunisasi adalah upaya meningkatkan kesehatan bayi baru lahir sampai umur 5 tahun untuk mencegah penyakit menular, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Program imunisasi dan vaksin juga menjadi bagian dari menurunkan angka kematian pada bayi.

Sejak tahun 1977 kegiatan Imunisasi delenggarakan dan diperluas menjadi Program Pengembangan Imunisasi (PPI). Imunisasi tersebut diantaranya pemberian vaksin Tuberkulosis, Difteri, Pertusis, Campak, Polio, Tetanus, serta Hepatitis B.

Vaksin imunisasi diberikan pada bayi sehat, untuk itu sebelum dilakukan imunisasi dibutuhkan skrining untuk menilai kondisi kesehatan bayi.

Jadwal Imunisasi Dasar untuk Bayi Baru Lahir – 1 Tahun

jadwal imunisasi bayi baru lahir sampai 1 tahun
Tabel jadwal imunisasi sebelum bayi umur 1 tahun. Sumber: Depkes RI

Imunisasi wajib untuk bayi secara lengkap harus diberikan saat umur maksimal 9 bulan. Pemberian vaksin Hepatitis B paling optimal diberikan pada bayi baru lahir selambat-lambatnya 24 jam setelah dilahirkan. Sebelum pemberian vaksin hepatitis B, bayi terlebih dahulu diberi vitamin K maksimal 3 jam setelah dilahirkan.

Pelaksanaan lainnya dijelaskan berikut ini:

  • Imunisasi BCG dan Polio 1 diberikan sebelum dipulangkan dari rumah sakit atau puskesmas.
  • Pemberian BCG optimal diberikan sampai usia 2 bulan, dapat diberikan sampai usia kurang dari 1 tahun tanpa perlu melakukan tes mantoux.
  • Pada kondisi tertentu, semua jenis vaksin kecuali HB 0 dapat diberikan sebelum bayi umur 1 tahun.

Jadwal Imunisasi Bayi Lanjutan

Imunisasi lanjutan bertujuan untuk menjamin tingkat imun anak umur diatas 1 tahun, termasuk balita dan wanita yang telah dewasa dan ibu hamil.

jadwal vaksin lanjutan
Jadwal Vaksin Imunisasi lanjutan. Sumber: Depkes RI

Pemberian Imunisasi lanjutan pada anak umur dua tahun dengan jenis vaksin DPT-HB-Hib dan Campak dapat diberikan dalam rentang usia 18-24 bulan. Ketika anak yang telah lengkap Imunisasi dasar dan mendapatkan Imunisasi lanjutan DPT-HB-Hib dinyatakan mempunyai status Imunisasi T3.

BACA:  11 Perhatian Utama Merawat Bayi 48 Jam Pasca Lahir
jadwal vaksin imunisasi lanjutan 2
Jadwal imunisasi anak diatas 5 tahun. Sumber: Depkes RI

Anak usia sekolah dasar yang telah lengkap Imunisasi dasar dan Imunisasi lanjutan DPT-HB-Hib serta mendapatkan Imunisasi DT dan Td dinyatakan mempunyai status Imunisasi T5.

Jenis Vaksin Imunisasi yang Diberikan Pada Bayi dan Anak

1. Pemberian Vaksin Hepatitis B

Tujuan pemberian vaksin hepatitis B adalah memberikan perlindungan pada bayi terkait penyakit hepatitis B. Penyakit ini termasuk penyakit menular dan banyak ditemukan pada masa kanak-kanak. Proses penularan melalui darah dan cairan tubuh lainnya.

Waktu terbaik imunisasi pemberian vaksin hepatitis B diberikan selambat-lambatnya 24 jam setelah bayi lahir. Bayi yang telah disuntikkan vaksin ini akan mengalami beberapa reaksi yang menunjukkan kerja obat. Ini diantaranya:

  • Demam
  • Nyeri area yang disuntik

Namun umumnya reaksi tersebut akan hilang beberapa hari setelah pemberian vaksin. Yang ibu lakukan selama proses ini adalah meningkatkan pemberian ASI esklusif.

2. Pemberian Vaksin BCG

Tujuan pemberian vaksin BCG yakni mencegah penularan penyakit tuberkulosis. Hasil pemberian vaksin ini akan merangsang sistem imun bayi membuat perlindungan terhadap bakteri penyebab TB.

Bayi yang diberikan imunisasi BCG akan mendapatkan reaksi tertentu seperti:

  • Melepuh di area suntikan
  • Lebam area suntikan
  • Nyeri

Agar proses vaksinasi lebih aman dan tepat, sebaiknya ikuti pelaksanaan posyandu untuk bayi Anda secara rutin tiap bulan.

3. Imunisasi Polio

Vaksin imunisasi polio diberikan untuk tujuan kekebalan tubuh pada bayi terhadap virus polio. Penyakit Polio yang biasa dikenal dengan istilah medis poliomyelitis merupakan penyakit menular yang timbul akibat virus polio. Efek yang timbul dari penyakit ini adalah kelumpuhan pada bayi.

Jadwal imunisasi polio diberikan pada bayi baru lahir dan diulang setiap 2 bulan sampai bayi umur 6 bulan. Vaksin ini dilanjutkan saat umur 18 bulan. Pada bayi yang sudah diberi imunisasi polio akan memunculkan beberapa efek samping seperti:

  • Demam
  • Bengkak di area suntikan
BACA:  11 Perhatian Utama Merawat Bayi 48 Jam Pasca Lahir

4. Imunisasi Campak

Penyakit campak dengan istilah medis rubeola adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus kelompok paramyxouvirus. Gejala yang timbul adalah reaksi ruam kulit berwarna merah. Jika tidak diobati, ini akan berlanjut menjadi penyakit serius yang bisa menyebabkan kematian pada bayi.

Pemberian imunisasi campak sangat diwajibkan. Bayi umur 9 bulan adalah waktu pertama diberikan imunisasi ini, dan diulang 6 bulan berikutnya. Bayi yang telah diberi imunisasi campak kemungkinan akan muncul efek samping diantaranya:

  • Demam
  • Reaksi merah dan bengkak di area suntikan
  • Flu
  • Batuk

Jadwal imunisasi bayi secara lengkap mulai sejak lahir sampai umur 1 tahun harus dilaksanakan oleh setiap ibu. Ini bertujuan untuk memberikan perlindungan si kecil dari berbagai penyakit berbahaya. Manfaat dari pemberian vaksin jauh lebih besar daripada efek samping yang mungkin terjadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here