Memasuki usia hamil 6 bulan, organ janin mulai memasuki tahap pematangan (maturisasi). Ciri-ciri janin yang sehat dan normal ditandai organ vital berkembang seperti otot, kelopak mata, bulu-bulu halus yang disebut lanugo. Ibu yang memasuki kehamilan trimester kedua  hendaknya memperhatikan setiap aktivitasnya.

Dalam artikel ini pertanyaan terkait ukuran perut, ciri-ciri janin sehat, makanan pantangan dan anjuran, serta gejala ibu hamil 6 bulan akan dibahas secara lengkap.

Gejala hamil 6 bulan

Sejumlah tanda dan gejala kehamilan 6 bulan dapat diperhatikan dengan seksama, agar kesehatan janin dan ibu hamil tetap terjaga. Berikut ciri-cirinya:

  • Kaki mulai bengkak
  • Susah buang air besar (konstipasi)
  • Peningkatan nafsu makan
  • Nyeri di area punggung
  • Kesulitan tidur (insomnia)
  • Pembuluh darah  mulai terlihat, khususnya di area kaki

Perkembangan janin

Minggu ke 21

Pada tahap perkembangan janin di usia kandungan 6 bulan, janin akan terus mendapatkan lemak untuk tetap hangat. Laju pertumbuhan melambat, namun organ tubuhnya masih dalam proses maturasi. Kelenjar minyak janin membuat film lilin, yang disebut caseosa vernix, yang memberikan tujuan agar kulit untuk tetap lentur dalam cairan ketuban.

Pada usia kehamilan ini, Rahim mulai melebar di atas pusar. Mungkin sudah mendapatkan peningkatan berat badan secara signifikan.

Minggu ke-22

Perkembangan janin usia kehamilan 22 minggu, otot janin semakin kuat, dan kelopak mata dan alis mengalami perkembangan. Janin bergerak banyak dan mampu merespons suara, ritme, dan melodi. Gerakan janin 6 bulan jika bernyanyi dan berbicara dengannya sekarang, si kecil mampu mendengarkannya.

BACA:  Makanan Sehat Ibu Hamil 4 Bulan, Pantangan dan Anjuran

Rahim juga masih terus berkembang, dan mungkin merasa cukup baik terhadap masalah ngidam. Mungkin masih mendapatkan permasalahan seperti kaki kram, dan pembengkakan ringan pada pergelangan kaki.

Minggu ke-23

Perkembangan janin minggu 23, kulit janin masih berkerut. Rambut yang disebut lanugo, pada tubuhnya kadang-kadang berubah gelap. Pada usia kehamilan ini, mungkin melihat peningkatan cairan serviks yang biasanya berwarna kekuningan dengan bau khas.

Jika warna atau bau berubah secara signifikan, cobalah melakukan pemeriksaan untuk melihat apakah memiliki infeksi. Ketika mengalami permasalahan sakit punggung, maka dengan cara berbaring, dipijat, dan menggunakan alas pemanas atau botol air panas ke area tersebut dapat membantu.

Minggu ke-24

Janin mulai membuat sel-sel darah putih, yang akan membantu melawan penyakit dan infeksi, dan dapat merespon sentuhan atau suara. Jika belum merasakan bagaimana cegukan bayi, Anda mungkin merasakannya pada usia ini.

Berat badan Anda diharapkan mengalami peningkatan setengah hingga 1 kg setiap minggu pada bulan ini.

Minggu ke-25

Memasuki kehamilan 25 minggu, perkembangan kulit janin sekarang menjadi tidak lagi transparan. Detak jantungnya dapat didengar melalui stetoskop atau, tergantung pada posisi janin 6 bulan. Pada ibu selain rahim tumbuh ke atas, mungkin akan semakin besar pada sisi perut.

Tidak perlu khawatir jika mungkin memiliki wasir, ini disebabkan oleh peningkatan aliran darah, sembelit, gangguan pencernaan, dan perasaan mulas. Anda dapat melakukan perendaman air hangat (dangkal) untuk mengurangi gejala ini ketika terjadi.

Perubahan tubuh

Bagaimana bentuk tubuh ibu hamil 6 bulan? Sekarang rahim memanjang naik di atas pusar. Anda mungkin benar-benar melihat gerakan janin di perut dan juga akan memperhatikan bahwa kaki mulai membengkak.

Ini adalah hasil dari peningkatan volume darah secara signifikan dan peningkatan jumlah cairan di area sekitar sehingaa menghasilkan edema (atau retensi air). Kaki bengkak saat hamil 6 bulan kadang-kadang memicu rasa nyeri.

Untuk menanganinya, bisa menggunakan sepatu/sendal dengan alas rendah. Cara lain yakni merendam kaki di air dingin adalah cara yang baik untuk meredakan ketidaknyamanan tersebut.

BACA:  Mual Muntah pada Ibu Hamil (Morning Sickness)

Jika mengalami pembengkakan wajah dan tangan yang tiba-tiba dan parah, segera hubungi dokter atau bidan. Ini mungkin merupakan tanda preeklampsia yaitu suatu kondisi yang berpotensi berbahaya bagi Anda dan janin. Tanda preeklampsia lainnya adalah:

  • Tekanan darah tinggi
  • Sakit kepala
  • Gangguan penglihatan
  • Berat badan meningkat drastis
  • Terdapat protein dalam urin

Ketika memasuki usia kandungan 6 bulan, cobalah untuk menjaga aktivitas, istirahat sebelum lelah melanda saat melaksanakan kegiatan sehari-hari. Kebutuhan vitamin dan nutrisi sangat penting untuk dijaga.

Tips ibu hamil 6 bulan

Janin dalam kandungan berkembang cepat, sehingga membuat merasa lapar lebih sering. Diet yang sesuai akan memenuhi semua kebutuhan nutrisi janin yang sedang berkembang.

Selain yang bersifat sehat, penting juga untuk menghindari makanan pantangan. Berikut ini pertimbangan untuk makanan yang baik dan buruk saat hamil bulan keenam.

Makanan sehat untuk ibu hamil 6 bulan

Makan makanan yang kaya asam folat, ini sangat penting untuk perkembangan otak janin. Contohnya: Roti gandum utuh, Sereal, Sayuran hijau seperti bayam, Brokoli, dan kacang polong

Tingkatkan asupan cairan, cobalah minum setidaknya delapan gelas air dan jus buah segar setiap hari. Asupan produk susu memastikan bahwa janin memiliki tulang dan gigi yang kuat. Makanan kaya protein, seperti sayur labu, dan tahu.

Sayuran, ini dapat menyediakan semua nutrisi penting, serat, dan semua jenis vitamin selama kehamilan 6 bulan sampai melahirkan. Contoh sayur yang baik untuk janin usia 6 bulan seperti Kembang kol, Wortel, Lobak, Terong, Tomat.

Buah-buahan, memberikan vitamin yang banyak dibutuhkan tubuh dan janin yang dikandung. Contohnya Buah pir, Apel, Pisang, Jeruk, Alpukat, dan Mangga.

Makanan yang dilarang ibu hamil 6 bulan

Batasi minum sumber kafein seperti kopi dan teh. Jika menyukai, 1 cangkir seminggu bisa Anda coba. Ikan, jika bisa memastikan ikan yang dikonsumsi bebas dari cemaran, tidak masalah Anda makan setiap hari. Tapi ketika itu dibeli, cobalah untuk membatasi.

BACA:  Menemukan Posisi Tidur Saat Hamil yang Aman

Hindari alkohol, apapun alasannya jangan konsumsi alkohol selama kehamilan. Alkohol dalam darah ibu dapat langsung ke janin melalui tali pusat.

Makanan yang tidak dipasteurisasi, ini akan memicu infeksi bakteri pada janin. Maka pastikan setiap makanan dimasak dengan matang sebelum dikonsumsi. Daging mentah, ini bisa juga menjadi hal buruk bagi ibu hamil. Jangan pernah makan makanan mentah, termasuk setengah matang [Pantangan dan makanan sehat ibu hamil 6 bulan].

Tanya jawab kehamilan 6 bulan

Bagaimana bentuk perut ibu hamil 6 bulan?

Tidak berbeda jauh saat kehamilan 5 bulan, ukuran perut Anda bulan ini sedikit lebih besar dari buah melon. Anda mungkin merasakan sesak nafas sebagai hasil dari perut yang kencang.

bentuk dan ukuran perut hamil 6 bulan
bentuk dan ukuran perut hamil 6 bulan

Apa keluhan tersering ibu hamil 6 bulan?

Akhir trimester kedua memang mulai memunculkan beberapa keluhan baru. Kesulitan tidur insomnia), gangguan tidur, kaki bengkak, dan gerakan janin yang aktif adalah keluhan umum terjadi. Sering buang air kecil dimalam hari juga menjadi bagian dari keluhan ini.

Anda dapat mengatasi keluhan tersebut dengan cara:

  • Tidur di sisi kiri dengan menggunakan beberapa bantal penyangga
  • Gunakan bantal khusus untuk ibu hamil
  • Kosongkan kantung kemih sesaat sebelum tidur
  • Ambil latihan relaksasi untuk menjernihkan pikiran

Bagaimana posisi tidur yang aman untuk ibu hamil 6 bulan?

Sebaiknya Anda jangan tidur dalam kondisi terlentang. Ambillah bantal sebagai penyangga diantara sela kaki, atau memilih bantal khusus untuk ibu hamil. Posisi yang baik adalah berbaring di sisi kiri.

Setiap yang dilakukan saat hamil 6 bulan akan berdampak baik ataupun buruk pada janin. maka berikanlah yang terbaik untuk calon buah hati, ini akan memudahkan ibu dalam menghadapi kehamilan 7 bulan. Pastikan juga mengambil jadwal pemeriksaan untuk memastikan si kecil selalu sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here