Memutuskan apakah akan menyusui bayi atau tidak adalah keputusan pribadi. Beberapa ibu ingin melakukannya dengan sukarela, beberapa mencoba dan kemudian memutuskan untuk tidak melakukannya dan beberapa tidak mau dari awal.

Memang benar bahwa menyusui menyebabkan beberapa ketidaknyamanan bagi ibu, terutama di awal. Dokter anak juga berpendapat bahwa hanya ASI sumber makanan satu-satunya bagi bayi selama enam bulan pertama. Dan menyusui sangat penting sampai usia satu tahun. Namun, timbang manfaatnya dan putuskan apakah itu keputusan yang ingin Anda buat.

Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Ibu

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa wanita yang menyusui memiliki risiko 30 persen lebih rendah dan 13 persen lebih rendah terkena penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Ini terjadi karena ibu yang menyusui membakar lebih banyak kalori sehingga membawa metabolisme mereka pada jalur yang mungkin hilang selama kehamilan.

Karena itu, selalu ada risiko bagi ibu baru untuk mengembangkan masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi, diabetes, ketidakmampuan untuk memproses lemak berlebih dan gula dalam darah. Dengan demikian, menyusui dapat membantu mengatasi masalah ini.

Menyusui juga meningkatkan produksi hormon yang mengontrol kadar insulin dalam darah yang membantu menurunkan kadar gula darah. Ini adalah alasan lain mengapa kasus diabetes lebih rendah pada wanita yang menyusui setidaknya selama enam bulan atau lebih.

Alasan lain yang disarankan para ahli untuk menyusui adalah penurunan berat badan yang menyertainya. Secara teknis, produksi susu membutuhkan banyak energi dari tubuh manusia. Untuk ibu muda, energi ini menjadi alat bantu penurunan berat badan pasca melahirkan.

BACA:  10+ Jenis Makanan untuk Kecerdasan Otak Bayi

Ini membantu mencegah wanita dari kegemukan; kelebihan berat badan adalah salah satu alasan utama penyakit kardiovaskular dan masalah metabolisme utama.

Terlepas dari berat dan metabolisme, menyusui juga membantu mengembalikan tubuh ke keadaan normal. Ini membantu dalam produksi hormon oksitosin . Hormon ini membantu rahim untuk kembali seperti sebelum kehamilan dan juga dapat mengurangi perdarahan pasca melahirkan.

Ini juga membantu mengurangi risiko kanker ovarium dan osteoporosis. Selain itu, ada penelitian yang membuktikan bahwa wanita yang menyusui memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami depresi, obesitas, dan risiko terkena kanker.

Manfaat Kesehatan Dari Menyusui Untuk Bayi

Manfaat kesehatan bagi ibu, itu adalah fakta yang terkenal bahwa ASI adalah makanan paling sehat untuk bayi. Nutrisi yang didapat bayi dari ASI tidak ada dalam susu formula. Bayi yang baru lahir memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah yang diperkuat secara perlahan.

Jadi, selama beberapa bulan pertama, bayi rentan terhadap infeksi telinga, alergi, infeksi pernapasan , dan obesitas. ASI dapat membantu melindungi bayi dari masalah kesehatan ini.

Masalah Awal Menyusui: Itu Normal!

Beberapa wanita menjadi paranoid dalam hal menyusui. Wajar terjadi. Beberapa tidak cocok secara biologis untuk itu dan beberapa hanya tidak menyetujui gagasan itu. Namun banyak wanita sering salah kaprah tentang menyusui.

Mereka sering takut terhadap bayi dan kesehatan mereka sendiri jika mereka memilih untuk tidak menyusui. Walaupun dianjurkan untuk menyusui, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk kesehatan Anda jika Anda tidak menyusui.

Ada hubungan yang telah lama terjalin antara kesulitan menyusui dan depresi pascapersalinan. Di India misalnya, wanita yang memutuskan untuk tidak menyusui sering ditandai sebagai ‘malas’ atau ‘tidak sensitif.’

BACA:  Kebiasaan Bayi Menghisap Jempol Tangan: Manfaat & Kekhawatiran Ibu

Dalam sebagian besar kasus, wanita merasakan tekanan eksternal, seperti tekanan keluarga, mertua, masyarakat dan teman-teman, dalam memutuskan apakah akan menyusui bayinya menyabotase kedamaian mental mereka dan menyebabkan depresi dan stres.

Para ahli percaya bahwa hal terakhir yang dirasakan seorang ibu baru adalah stres dan ketegangan. Kualitas ASI sebagian besar dipengaruhi ketika ibu tertekan atau tidak tenang.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan?

Idenya di sini adalah ketika Anda tahu bahwa menyusui adalah yang terbaik untuk anak Anda, itu dapat menguras emosi dan fisik Anda. Tidak apa-apa untuk menerima bahwa Anda tidak dapat menyusui anak Anda. Anda mungkin memiliki pengalaman traumatis dalam hidup yang mencegah tubuh Anda memproduksi susu.

Atau Anda sedang minum obat tertentu yang mungkin tidak aman selama menyusui. Apa pun alasannya, ketahuilah bahwa tidak apa-apa jika Anda tidak dapat menyusui.

Praktisi medis akan menyarankan Anda untuk pilihan yang aman yakni memberi susu formula bayi Anda saat memutuskan untuk tidak menyusui.

Setelah Anda pulih dari stres karena melahirkan, kembalikan semangat aktivitas Anda. Diet dan olahraga dapat membantu menurunkan berat badan dan kadar gula. Istirahat yang tepat, tidur yang cukup adalah langkah yang tepat.

Oleh karena itu, menyusui sangat disarankan untuk ibu muda, namun jika dalam kondisi tertentu mengharuskan Anda memberikan susu formula pada sikecil, itu bukanlah suatu pertanda buruk. Semua tergantung dari pilihan Anda.

Referensi

Shahi Sukriti, 2019. New mothers: Breastfeeding is healthy and it’s only your decision. link https://www.thehealthsite.com/parenting/new-mothers-breastfeeding-is-healthy-and-its-only-your-decision-695637/
Apotekeranda.com hadir ditengah perkembangan teknologi modern untuk menyediakan informasi kesehatan terkait penggunaan obat yang tepat beserta tips-tips yang mencakup kehamilan dan menyusui, kesehatan pria dan wanita, serba-serbi perkuliahan farmasi dan apoteker, dan informasi peraturan kefarmasian terupdate. Saya Samir Jalali, mengajak masyarakat indonesia untuk bijak dalam menggunakan obat. Konsultasikan obat yang Anda gunakan bersama Apoteker di daerah Anda, atau hubungi kami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here