cara berobat pakai bpjs kesehatan

Selamat apabila anda sudah terdaftar menjadi peserta asuransi kesehatan BPJS. Siapapun pasti akan merasakan kondisi sakit atau keadaan lain yang membutuhkan penanganan medis. Sehingga membutuhkan pelayanan kesehatan yang memadai untuk meningkatkan kualitas kesehatan masing-masing. Artikel ini membahas penjelasan tentang prosedur cara berobat pakai BPJS Kesehatan perorangan (individual) dan pada saat melahirkan.

Jika masa sebelum dikenalnya sistem jaminan sosial, setiap aktivitas berobat akan membutuhkan biaya yang tentunya tergolong besar. Namun ketika produk perusahaan asuransi kesehatan mulai dipasarkan, khususnya BPJS kesehatan, kemudahan dalam melakukan perawatan dan pengobatan terhadap penyakit yang diderita semakin terlihat.

Untuk anda yang baru pertama kali menggunakan layanan BPJS kesehatan untuk berobat, tentu akan mendapatkan sedikit kendala dalam hal proses klaim. Oleh karena itu, cara berobat pakai BPJS kesehatan perorangan & melahirkan berikut ini dapat pahami untuk memudahkan proses pengurusan.

Klaim BPJS untuk melahirkan

Bagi anda yang sudah menikah dan belum mempunyai kartu BPJS kesehatan, sangat disarankan untuk mengurus segera mungkin agar bisa terdaftar di BPJS. Namun bagi anda yang sudah memiliki kartu jaminan kesehatan tersebut, maka perlu anda ketahui langkah-langkah mengurus proses persalinan menggunakan kartu BPJS Kesehatan.

Sebelum itu, berikut ini aturan umum yang harus diketahui untuk kategori melahirkan pakai BPJS kesehatan.

1. Proses melahirkan

Fasilitas kesehatan tingkat 1 (faskes) dalam hal ini adalah puskesmas dan klinik yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan merupakan tempat rujukan pertama untuk melakukan proses persalinan normal.

BACA:  Ini Persiapan Melahirkan saat Waktu Persalinan sudah Dekat

Namun ketika tempat yang dimaksud tidak memungkinan untuk dilaksanakannya proses melahirkan normal, maka akan dirujuk ke tenaga kesehatan (Bidan) yang bekerja sama. Apabila keduanya masih belum memadai, maka rujukan akan dilanjutkan ke rumah sakit terdekat di kota anda.

Perlu diketahui bahwa BPJS kesehatan memberikan jaminan kepada setiap warga negara untuk ditanggung proses persalinan tanpa batas jumlah kehamilan. Artinya, setiap kehamilan yang terjadi pada anda akan diberikan jaminan oleh BPJS kesehatan.

2. Memperoleh surat Rujukan

Surat rujukan adalah dokumen wajib anda miliki untuk melaksanakan proses persalinan dengan jaminan BPJS. Sehingga perlu diketahui hal-hal yang terkait didalam surat rujukan tersebut. Simak berikut ini:

  • Mintalah surat rujukan dari faskes tingkat 1 ke rumah sakit agar melakukan pemeriksaan USG.
  • Surat rujukan dikeluarkan oleh staf pendaftaran di faskes 1 atas persetujuan bidan atau dokter pemeriksa.

3. Menyediakan dokumen pendukung

Ketika surat rujukan sudah anda pegang, beberapa dokumen berikut ini yang wajib anda lampirkan untuk selanjutnya diperlihatkan di rumah sakit.

  • KTP asli ibu hamil berserta salinan. Apabila belum memiliki, surat keterangan domisili bisa menjadi alternatif)
  • Kartu BPJS Kesehatan ibu hamil berserta salinan
  • Kartu keluarga beserta salinan
  • Surat rujukan dari Faskes 1
  • Buku kesehatan/pemeriksaan ibu & bayi

4. Pengurusan Administrasi Rumah Sakit

Dokumen diatas beserta surat rujukan yang anda pegang hendaknya diserahkan di bagian pendaftaran rumah sakit. Sebab Proses melahirkan adalah kondisi darurat, sehingga perlu penanganan segera.

Pada beberapa kasus gawat darurat untuk persalinan, proses pengajuan rujukan tidak dibutuhkan sehingga anda hanya datang ke rumah sakit untuk mendapatkan bantuan persalinan segera.

Ketika pasca persalinan anda membutuhkan perawatan khusus yang mengharuskan untuk dirawat inap, maka tindakan ini masih tergolong tanggungan BPJS. Sehingga anda tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali.

BACA:  Hamil 9 Bulan Perkembangan Janin Menghadapi Persalinan

Klaim BPJS untuk Pengobatan Perorangan

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk berobat menggunakan kartu BPJS adalah mendatangi fasilitas kesehatan tingkat 1 (faskes 1) dengan membawa kartu BPJS kesehatan anda.

Tidak diperkenankan untuk melakukan klaim di rumah sakit tanpa memperoleh rujukan dari faskes 1, kecuali untuk kondisi darurat yang memang betul membutuhkan tindakan medis bersifat segera.

Pendaftaran dan Pemeriksaan

Pendaftaran dengan memperlihatkan kartu BPJS di bagian loket puskesmas atau klinik yang sudah bekerjasama dengan BPJS kesehatan. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian tindakan medis berupa pemeriksaan kesehatan anda. Hasil dari pemeriksaan tersebut apabila anda tidak membutuhkan perawatan lebih lanjut melalui rujukan rumah sakit, maka pengobatan akan dilakukan di faskes 1.

Namun apabila anda diharuskan untuk diberi rujukan ke rumah sakit, maka persyaratan seperti kartu BPJS, KTP, Kartu Keluarga, dan Surat rujukan perlu anda siapkan yang nantinya akan diserahkan di rumah sakit tempat rujukan anda.

Kapan dibutuhkan biaya tambahan?

Dalam kondisi tertentu, anda diharuskan untuk membayar biaya perawatan apabila tindakan tersebut berada diluar pertanggungan BPJS Kesehatan. Tindakan tersebut antara lain:

  • Jenis obat yang digunakan tidak tercoverĀ oleh BPJS
  • Kelas perawatan yang tidak sesuai dengan BPJS anda

Proses klaim BPJS kesehatan individu dan persalinan sebenarnya sangat mudah. Anda cukup menyiapkan berkas yang dibutuhkan dan mengikuti alur yang telah ditentukan, maka biaya perawatan dan pengobatan terkait kondisi medis anda tidak akan dibebankan alias gratis.

TINJAUAN IKHTISAR
Manfaat
Kualitas
Saya adalah bagian dari layanan Apoteker indonesia. Menjadi penulis di Apotekeranda.com adalah satu kebanggaan karena dapat menyebarkan informasi kesehatan kepada seluruh masyarakat indonesia. Jika anda memiliki pertanyaan seputar obat, silahkan cantumkan melalui komentar, atau masuk di halaman Konsultasi obat. kami senantiasa akan melayani anda sepenuh hati. Terhubung bersama saya dengan follow instagram @samerjalali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here