11 Perhatian Utama Merawat Bayi 48 Jam Pasca Lahir

Bayi baru lahir membutuhkan penanganan khusus sejak sesaat setelah persalinan sampai 48 jam setelah dilahirkan. Banyak kondisi yang rentan bisa menghampiri, termasuk infeksi. Setiap Ibu harus memahami cara merawat bayi baru lahir yang tepat beberapa jam setelah melahirkan.

Panduan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada setiap ibu yang baru saja melahirkan, untuk dapat menerapkan perawatan ideal kepada si Kecil sesaat setelah lahir.

Merawat Bayi 10 menit setelah lahir

1. Potong tali pusar

Tali pusar biasanya terpotong dalam beberapa menit setelah bayi lahir. Jika Ayah diizinkan memasuki ruang bersalin, maka Ayah yang harus berjuang untuk misi yang mulia ini. Sebab, di Negara Kita umumnya dilaksanakan oleh bidan yang membantu proses persalinan.

2. menangis

Tangisan pertama bayi baru lahir sangat penting. Tangisan pertama adalah awal dari fungsi paru-paru, dan itu adalah sinyal bahwa sistem fisiologis janin melakukan transformasi menjadi manusia seutuhnya.

3. Pemeriksaan vital

menit pertama bayi dan 5 menit setelah lahir hendaknya dilakukan pemeriksaan. Bidan akan mengetahui hal ini. Pemeriksaan meliputi, kulit, denyut jantung, tonus otot dan kekuatan pernapasan.

Bayi baru lahir mulai beradaptasi dengan transisi lingkungan hidup dari rahim ke dunia luar. Perawat kemudian yakni menimbang bayi, mengukur panjangnya, dan memeriksa tanda-tanda penyakit.

4. Melakukan IMD

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) membantu bayi mengenali sumber nutrisi, merangsang refleks bayi, dan memberikan ikatan batin antara ibu dan bayi baru lahir. IMD juga membantu menghilangkan nyeri Ibu pasca melahirkan, serta cara terbaik merangsang produksi ASI sesaat setelah melahirkan.

BACA:  Panduan Cara Merawat Tali Pusat Bayi Baru Lahir

5. Pemberian vitamin K

Vitamin K membantu proses pembekuan darah dan penguatan tulang bayi baru lahir. Risiko pendarahan akan berkurang dengan pemberian vitamin K. Ini juga membantu melindungi otak bayi dari masalah serius akibat proses persalinan

Merawat bayi 24 jam setelah lahir

6. Perawatan

setelah bayi lahir, mulut, lendir hidung dan cairan ketuban masih menempel. Dokter kandungan atau bidan akan menggunakan alat bantu untuk memastikan bahwa bayi bisa bernafas.

7. Memberikan ASI

Memberi ASI bayi yang baru lahir sangatlah penting. Segera setelah lahir, produksi dan sekresi air susu mulai bekerja. Ibu yang sehat dapat menyusui sepenuhnya dalam waktu setengah jam setelah melahirkan.

Seperti yang kita semua tahu, kolostrum kaya akan nutrisi dan kaya zat kekebalan, yang dapat meningkatkan kekebalan bayi baru lahir dan mencegah terjadinya penyakit menular. Ibu yang belum mengeluarkan ASI juga akan memiliki kolostrum. Menyusui bayi semaksimal mungkin bisa mempromosikan sekresi air susu ibu dan pemulihan rahim.

8. Pemeriksaan fisik

Dokter atau Bidan akan melakukan pemeriksaan fisik dalam 24 jam setelah kelahiran bayi Anda. Mereka membandingkan ukuran bayi dengan data referensi untuk memverifikasi perkembangan bayi. Selain itu, mata bayi, telinga, kelamin, dan postur tubuh akan diperiksa.

9. Pemberian Vaksin

Pertama kali pemberian vaksin bayi baru lahir adalah BCG. Fungsinya dapat mencegah tuberkulosis. BCG adalah vaksin yang harus diberikan untuk setiap bayi baru lahir yang sehat, biasanya divaksinasi dalam 24 jam setelah lahir.

10. Kebersihan

Kotoran bayi akan keluar 12 jam pertama setelah lahir, dan berwarna hijau tua. Jika bayi baru lahir tidak mengeluarkan kotoran dalam 24 jam setelah lahir, perlu segera periksa dokter untuk menyingkirkan kemungkinan malformasi usus.

BACA:  Rahasia Tips Melahirkan Normal Jauh dari Rasa Sakit

Merawat bayi 48 jam setelah lahir

11. Mandi

Untuk bayi baru lahir sehat, selama kondisi memungkinkan, Anda dapat mandi sekali sehari dari hari kedua setelah lahir. Memandikan bayi baru lahir tidak hanya dapat membersihkan kulit, tetapi juga mempercepat sirkulasi darah dan mempromosikan Pertumbuhan dan perkembangan. Perlu dicatat saat memandikan bayi yang baru lahir, gerakan ibu harus lembut.

12. Perawatan tali pusat

Setiap kali Anda memandikan bayi, Anda harus mengeringkan tali pusar dengan segera. Karena tali pusat yang akan jatuh adalah jaringan nekrotik, dan ini sifatnya mudah terinfeksi bakteri. Begitu tali pusat basah oleh air atau air kencing, segera keringkan dengan Tissu kering atau kain lembut bersih.

Tips merawat tali pusar bayi: Sebelum tali pusat jatuh, Anda tidak boleh membiarkan bayi Anda mandi dengan cara merendam. Anda hanya bisa membilas tubuh si Kecil dengan kain lembut.

13. Perawatan Dasar

Perawatan dasar bayi baru lahir sebaiknya banyak diperhatikan pada mata, telinga, hidung, mulut, dan wajah si Kecil. Mata adalah tempat yang rentan terhadap bakteri, Ketika membersihkan wajah, Anda bisa membersihkan mata terlebih dahulu.

Kotoran telinga akan dikeluarkan sendiri, jadi tidak perlu membersihkannya setiap saat. Namun, bayi baru lahir terkadang mengakumulasi kotoran telinga yang lembab, pada saat ini, dibutuhkan perawatan kebersihan.

Apotekeranda.com hadir ditengah perkembangan teknologi modern untuk menyediakan informasi kesehatan terkait penggunaan obat yang tepat beserta tips-tips yang mencakup kehamilan dan menyusui, kesehatan pria dan wanita, serba-serbi perkuliahan farmasi dan apoteker, dan informasi peraturan kefarmasian terupdate. Saya Samir Jalali, mengajak masyarakat indonesia untuk bijak dalam menggunakan obat. Konsultasikan obat yang Anda gunakan bersama Apoteker di daerah Anda, atau hubungi kami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here