10 gejala kehamilan paling sering dirasakan ibu berbadan dua

Ketika awal kehamilan dimulai, banyak hal akan berubah di tubuh ibu hamil sejak hari pertama. Sekalipun belum tahu apa-apa tentang kehamilan ini, tetapi gejala kehamilan sudah mulai hadir. Itu menandakan metabolisme, sistem hormonĀ  dan rahim perlahan melakukan penyesuaian.

Dibalik penyesuaian ini, sejumlah gejala mirip penyakit akan dirasakan. Apa saja? Berikut 10 gejala kehamilan yang paling sering dirasakan ibu berbadan dua.

1. Kelelahan

Sudah dipastikan, hampir seluruh ibu hamil mengalami kelelahan. Jenis kelelahan ini sangat berbeda dengan rasa lelah akibat bekerja keras seharian. Kelelahan ini berasal dari banyaknya energi dan nutrisi yang diserap janin dalam perut Anda.

2. Sering Mual

Kondisi mual menjadi tanda-tanda yang mudah dikenali dan ini paling sering terjadi pada ibu hamil. Seringkali mual terjadi di pagi hari, maka tidak heran jika ini disebut morning sickness, dan sebagian merasakan diĀ tengah atau sore hari.

Jika Anda telah melewati kehamilan 12 minggu, keluhan ini berkurang bahkan hilang bagi sebagian besar wanita berbadan dua.

3. Kencing sering

Banyak wanita tidak menyadari bahwa sering kencing adalah gejala atau tanda-tanda kehamilan. Kondisi ini disebabkan oleh hormon saat awal kehamilan. Selanjutnya, perkembangan janin mulai menekan kandung kemih menjadi pemicu utama saat janin mulai tumbuh.

Sayangnya, gejala kehamilan ini bertahan sampai Anda siap melahirkan. Semakin lama Anda akan merasa frekuensi buang air kecil meningkat, khususnya di malam hari. Sehingga ini bisa mengganggu waktu tidur.

BACA:  Mengatasi Dispepsia Gangguan Pencernaan saat Hamil

4. Panas tenggorokan

Otot orbicular antara lambung dan esofagus menutup karena pengaruh hormon, menyebabkan rasa terbakar pada tenggorokan. Efek heartburn membuat asam lambung lebih mudah naik dan memicu panas. yang harus Anda lakukan yakni menjauhi makanan berlemak, minuman bersoda, termasuk makanan asam.

5. Perubahan suasana hati

Kehamilan bisa menjadi pengubah emosional yang nyata sebab semua hormon yang memuncak di tubuh wanita. Biasanya pasangan Anda tidak terkejut jika Anda menangis beberapa menit lalu, namun sekarang tersenyum.

Ini bukan karena masalah mental, tapi faktor hormon menjadi pemicu, meskipun Anda sendiri bahkan tidak tahu persis mengapa. Jangan khawatir, perubahan suasana hati adalah bagian dari ciri-ciri kehamilan.

6. Nyeri Panggul

Area serviks ditahan oleh beberapa tali di panggul kecil. Ketika rahim mulai tumbuh, pita-pita ini meregang. Dengan gerakan atau perubahan posisi tubuh tiba-tiba, Anda dapat merasakan ini sebagai rasa sakit yang tajam di perut bagian bawah atau selangkangan. Untuk mengurangi ini, sedikit gerakan relaksasi akan membantu.

7. Payudara sakit

Payudara mengalami perubahan dibawah pengaruh hormon. Ini membuat payudara mengembang dan lebih berat, areola berwarna lebih gelap dan pembuluh darah berwarna biru lebih terlihat.

Pembesaran ini sayangnya disertai rasa nyeri dan lebih sensitif, Tetapi sekitar bulan keempat kehamilan, gejala kehamilan ini akan berkurang, bahkan hilang.

8. Tidur nyenyak

Banyak suami menganggap masalah sering tidur pada ibu hamil akan berdampak pada kondisi kesehatan janin. Memang ini tampak sebagai kombinasi yang aneh. Yang terpenting adalah memastikan asupan nutrisi Ibu hamil tetap terpenuhi, termasuk cairan. Beberapa bulan pertama, tidur nyenyak sepanjang hari bisa disebabkan oleh kelelahan, dan pengaruh hormon.

BACA:  10 Perubahan Tubuh dan Tanda Awal Kehamilan yang Tak Disadari

9. Sakit kepala

Hormon, kelelahan, stres, dan ketegangan adalah faktor kehamilan yang bisa membuat Anda sakit kepala atau pusing. Terutama pada trimester pertama, wanita yang biasanya mengalami sakit kepala, sangat rentan pada kondisi ini.

Parasetamol dapat menawarkan solusi jika benar-benar diperlukan, itu jika tidak ada pilihan terapi lain dan dianggap sudah sangat mengganggu. Jika Anda masih bisa mengatasi dengan cara lain, sebaiknya jangan mengonsumsi obat.

Minum air yang cukup (8 gelas/hari), makan tepat waktu dan istirahat ketika tubuh lelah bisa menjadi cara meredakan sakit kepala saat hamil.

10. Nyeri punggung bawah

Semakin jauh Anda memasuki kehamilan, semakin banyak keluhan nyeri punggung dirasakan. Anda tidak terbiasa dengan berat ekstra yang Anda bawa dan ini dapat memengaruhi postur tubuh. Apabila salah mengambil posisi saat bergerak, dapat menyebabkan beban punggung bawah Anda, kemudian nyeri muncul.

Semua keluhan atau gejala kehamilan kami sebutkan paling sering dirasakan ibu hamil, tapi jangan khawatir. Sebab kondisi tersebut bukan menjadi masalah bagi kesehatan Anda dan janin.

Apotekeranda.com hadir ditengah perkembangan teknologi modern untuk menyediakan informasi kesehatan terkait penggunaan obat yang tepat beserta tips-tips yang mencakup kehamilan dan menyusui, kesehatan pria dan wanita, serba-serbi perkuliahan farmasi dan apoteker, dan informasi peraturan kefarmasian terupdate. Saya Samir Jalali, mengajak masyarakat indonesia untuk bijak dalam menggunakan obat. Konsultasikan obat yang Anda gunakan bersama Apoteker di daerah Anda, atau hubungi kami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here