Syarat Akreditasi CPNS Kesehatan 2017 Menghentikan Langkah Kami

Syarat Akreditasi CPNS Kesehatan 2017 Menghentikan Langkah Kami

Penerimaan CPNS Kementerian Kesehatan 2017 sudah dibuka. pendaftaran CPNS yang sekian lama dinanti memberikan semangat baru bagi para tenaga kesehatan yang belum pernah mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil. Sejumlah formasi telah tersedia dengan penempatan wilayah kerja tersebar di seluruh indonesia. Terdapat 61 instansi yang telah membuka rekrutmen CPNS seperti kementerian kesehatan, LIPI, BIN, BKN, Agraria, Kemendikbud, Kemenristek, Kemenkeu, dan instansi pemerintah lainnya.

Untuk menjadi bagian dari pelayanan kesehatan dengan status PNS, tentu terdapat persyaratan yang harus dipenuhi agar sumber daya manusia di dalam suatu lembaga negara dapat memberikan pengaruh positif pada kemajuan bangsa di masa yang akan datang.

Bagaimana Persyaratan Pendaftaran CPNS Tahun 2017?

Berbeda dengan persyaratan penerimaan Kesehatan CPNS beberapa tahun sebelumnya, pada tahun ini terdapat pembagian kriteria pelamar yaitu:

  1. Masyarakat Papua
  2. Cumlaude
  3. Disabilitas
  4. Pelamar Umum

4 kriteria pelamar tersebut memberikan persyaratan tertentu yang berbeda pada sejumlah besar kementerian dan lembaga seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), akreditasi Jurusan, Jenis Universitas, Kemampuan berbahasa inggris, dan Usia pelamar dan lain sebagainya. Kriteria pelamar tersebut memberikan pembagian alokasi jumlah yang akan diterima berdasarkan kriteria pelamar. Sehingga masing-masing mempunyai alokasi yang sudah disediakan dan tidak dapat dipilih bagi peserta yang tidak memenuhi syarat.

Persyaratan TOEFL/IELTS bagi pelamar CPNS

TOEFL atau IELTS merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar CPNS. TOEFL/IELTS adalah Alat ukur untuk mengetahui tingkat kemampuan bahasa inggris seseorang. Sudah sepatutnya setiap warga negara harus mampu berbahasa inggris agar dapat berkomunikasi dengan baik kepada siapapun di seluruh dunia. Kondisi lain dengan meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga dengan adanya pembekalan kemampuan bahasa inggris yang baik akan mempersiapkan setiap peserta untuk dapat bersaing secara global.

Syarat Akreditasi CPNS dan Jenis Universitas bagi pelamar

Terdapat 2 jenis pembagian universitas yang masuk dapat persyaratan CPNS 2017 yaitu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Kedua jenis perguruan tinggi ini mempunyai persyaratan akreditasi yang berbeda, khususnya peserta pelamar umum dan cumlaude. Sebab bagi pelamar yang mempunyai garis keturunan putra/putri papua tidak mensyaratkan tingkatan Grade Akreditasi Jurusan.

Antara Perguruan Tinggi Negeri dengan Swasta mempunyai akreditasi yang berbeda khususnya kategori pelamar umum, dimana syarat akreditasi PTS mengharuskan jurusan pelamar mempunyai akreditasi A, sedangkan PTN hanya akreditasi B. Persyaratan akreditasi dalam penerimaan CPNS tahun ini dapat memberikan nilai positif pada sistem pendidikan tinggi dimasa yang akan datang seperti:

  1. Perguruan tinggi yang tidak memenuhi syarat akreditasi CPNS tahun ini akan berupaya untuk meningkatkan akreditasinya
  2. Perguruan tinggi yang tidak mampu memenuhi persyaratan dimasa yang akan datang akan tergusur sehingga sistem pendidikan akan menjadi lebih baik.

Namun kondisi selain efek positif yang dapat diterima, akan memunculkan persepsi terkait perbedaan grade akreditasi berdasarkan jenis universitas. Adanya perbedaan tersebut dapat memberikan persepsi bahwa:

  1. Apakah PTN akreditasi B setara dengan PTS akreditasi A?
  2. Apakah SDM lulusan PTN berbeda dengan lulusan PTS?
  3. Apakah lulusan Prodi PTN akreditasi C dan PTS akreditas B dan C tidak layak untuk menjadi aparat sipil negara?
  4. Bagaimana nasib lulusan yang diluar persyaratan akreditasi yang memenuhi syarat akreditasi CPNS?
  5. Mampukah seluruh PTS di indonesia mensejajarkan akreditasi ini dalam beberapa tahun kedepan?
  6. Mampukah PTN menerima semua calon mahasiswa yang telah membuang niatnya untuk masuk ke PTS akibat dari persyaratan ini?

Persepsi tersebut dapat saja muncul dan mempengaruhi iklim pendidikan tinggi di indonesia di masa yang akan datang.

Data berdasarkan pencarian program studi BAN PT untuk PTN dan PTS menemukan bahwa lebih dari 7000 program studi yang masih berstatus akreditasi C, dan diatas 10.000 program studi dengan status akreditasi B (1).  Angkat tersebut bukanlah jumlah yang sedikit jika dihitung dari jumlah mahasiswa dan lulusan di setiap program studi tersebut. Dan tentunya lulusan dari program studi PTS dengan akreditasi C dan B bagi pelamar umum tidak bisa menjadi bagian dari peserta CPNS tahun ini.

Jumlah perguruan tinggi negeri di indonesia berdasarkan PDDIKTI jauh lebih kecil yaitu 370 PTN dibandingkan dengan perguruan tinggi swasta yaitu 4.043 PTS. Jika mengacu berdasarkan wilayah perguruan tinggi di indonesia, penyebaran PTN belum merata (2). Sedangkan jumlah peminat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi jauh lebih besar. Disisi lain kuota terbatas yang diterima setiap adanya penerimaan calon mahasiswa baru sehingga sebagian besar yang tidak dapat melanjutkan pendidikan di PTN akan beralih ke PTS.

Kondisi yang mengharuskan setiap pelamar CPNS tahun 2017 lulus di PTS akreditasi A dan PTN akreditasi minimal B menghentikan langkah mereka yang mengenyam pendidikan dengan program diluar daripada yang disyaratkan. Padahal dari segi kedudukan warga negara adalah mempunyai hak yang sama.

Keinginan sejumlah besar putra/putri terdidik bangsa untuk memperlihatkan kesungguhan, ketulusan dan pengabdian kepada negara melalui rekrutmen CPNS 2017 telah tertutup karena syarat akreditasi CPNS yang menghentikan langkahnya.

Disuarakan untuk putra-putri bangsa yang lulus dari Prodi PTN akreditasi C, Prodi PTS akreditasi B dan C.

Tinggalkan komentar