Solusi Menebus Obat Resep Dokter yang Habis di Apotik

0
80
views
solusi menebus obat resep dokter yang habis di apotik

Apotekeranda.com – Solusi cerdas ketika obat resep dokter yang ingin ditebus tiba-tiba habis di apotik. Mendapatkan pelayanan prima bagi setiap pasien sudah menjadi kewajiban petugas kefarmasian, khususnya dalam hal mendapatkan obat yang tepat untuk setiap penyakit yang diderita. Dalam memperoleh obat secara tepat, hendaknya pasien menebus obat dengan memperlihatkan resep dokter hasil dari pemeriksaan penyakitnya. Namun, permasalahan yang paling sering muncul saat menebus obat di apotik adalah obat yang tercantum didalam resep sebagian tidak tersedia dengan alasan persediaan habis.

Solusi menebus obat resep dokter yang habis di apotik

Permasalahan diatas tentu membuat anda sebagai pasien menjadi bingung untuk mencari solusi dari resep tersebut. Sehingga anda mencoba untuk berpindah ke apotik lain dengan harapan obat tersebut dapat tersedia. Namun tahukah anda bahwa terdapat solusi yang tepat dan cermat untuk mengatasi permasalahan tersebut tanpa mengurangi tujuan dari pengobatan resep anda. Solusi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (permenkes) No. 9 tahun 2017 tentang apotek.

Permenkes No. 9 tahun 2017 tersebut mengatur segala kegiatan yang berlangsung dalam praktek pelayanan kefarmasian di apotek, termasuk aturan mengganti obat ketika obat yang dibutuhkan di resep dokter tidak tersedia di apotik.Didalam permenkes tersebut pada BAB IV pasal 21 dimuat aturan yang berbunyi sebagai berikut:

Permenkes No. 9 tahun 2017 pasal 21 Ayat 2

Dalam hal obat yang diresepkan terdapat obat merek dagang, maka Apoteker dapat mengganti obat merek dagang dengan obat generik yang sama komponen
aktifnya atau obat merek dagang lain atas persetujuan dokter dan/atau pasien.

Maksud ayat diatas ialah ketika obat yang tertulis didalam resep dokter sebagaian atau keseluruhan merupakan merek dagang, dan obat tersebut tidak tersedia di apotek. maka apoteker sebagai pemegang tanggung jawab keseluruhan di apotik dapat mengganti obat anda dengan obat generik.

Baca lebih lanjut: Apoteker bisa mengganti obat resep dokter

Membaca aturan diatas mungkin anda bertanya bagaimana dengan efek obat yang diganti tersebut?. atau mengganti obat bukannya mengubah khasiat obat terhadap penyakit yang diderita?. dan bahkan mungkin terbesit pula bahwa resep dokter yang anda bawa sudah diubah oleh apoteker?

Pada dasarnya pertanyaan tersebut sudah seharusnya anda sampaikan kepada apoteker anda yang akan mengganti obat anda ketika menebus resep yang tidak tersedia di apotek. Namun perlu diluruskan pemahaman terkait “mengganti obat resep dokter” agar pasien bisa lebih cermat dalam memahami setiap obat yang diminumnya.

Obat mempunyai 3 penamaan umum yaitu obat bermerek, obat paten dan obat generik. Obat bermerek dan obat paten biasa disebut Obat merek dagang. Untuk memudahkan mengenali antara obat generik dengan obat merek dagang, perhatikan penjelasan obat berikut ini.

Paracetamol merupakan obat dengan nama generik, kemudian Panadol dan Sanmol adalah obat merek dagang. Apoteker sudah memahami kedua nama obat yang berbeda ini bahwa keduanya memiliki kandungan yang sama yaitu paracetamol. Sehingga kekuatan dari obat tersebut adalah sama.

Baca lebih lanjut: Perbandingan obat generik dan obat paten

Ketika obat yang anda ingin tebus dalam hal ini obat merek dagang (contoh:sanmol) dan tidak tersedia di apotik, maka apoteker akan menyarankan untuk mengganti obat sanmol ke panadol atau paracetamol tanpa mengabaikan penjelasan terkait kesamaan efek, indikasi dan jenis obat tersebut. Dengan persetujuan dari anda, maka obat tersebut dapat diganti.

Adanya aturan ini akan memberikan kemudahan bagi setiap pasien dalam mendapatkan terapi pengobatan yang tepat, khususnya dalam hal memperoleh obat. Sehingga pasien dapat menghemat waktu, tenaga dan materi untuk menemukan solusi menebus obat resep yang habis di apotik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here