Persiapan Utama Sebelum Melahirkan Normal dan Caesar

Persiapan Utama Sebelum Melahirkan Normal dan Caesar

Persiapan sebelum melahirkan. Hal utama yang harus dipersiapkan sebelum menghadapi persalinan secara normal dan caesar. Melahirkan merupakan waktu yang paling ditunggu oleh pasangan suami istri. Memperoleh bayi yang sehat, proses persalinan yang lancar, ibu melahirkan dalam kondisi sehat dan aman merupakan hal yang sangat kita harapkan. Oleh karena itu, agar seluruh proses persalinan sesuai apa yang diharapkan, hendaknya setiap pasangan melakukan persiapan sebelum melahirkan tiba.

Jenis-jenis persiapan sebelum melahirkan yang harus dilakukan untuk menghadapi proses persalinan yang lancar

Untuk mempersiapkan persalinan dengan baik, ibu dan suami hendaknya memperhatikan 4 hal utama yaitu persiapan psikologis, fisik, finansial, dan budaya.

Persiapan melahirkan secara fisik

Proses persalinan adalah proses yang banyak melelahkan, untuk itu perlunya dilakukan persiapan fisik semenjak kehamilan memasuki kehamilan 8 bulan. Sebab telah masa ini, persalinan bisa terjadi kapan saja. Persiapan fisik berkaitan dengan masalah kondisi kesehatan ibu. Wanita hamil di usia trimester ketiga, khususnya apabila sudah mendekati masa persalinan, maka akan sering buang air kecil (BAK). Kondisi ini disebabkan karena turunnya kepala janin yang menekan kandung kemih.

Makan makanan bergizi dan minum yang cukup banyak, serta tetap melakukan aktivitas seperti berjalan pagi, atau kegiatan rumah lainnya dan tetap istirahat yang cukup. Ini dimaksudkan agar energi dan tenaga untuk menghadapi
persalinan nanti diharapkan cukup baik, dan dapat membantu proses persalinan yang lancar. Ibu juga akan terhindar dari anemia.

Lihat lebih lanjut: Jenis nutrisi yang dibutuhkan saat hamil

Persiapan Psikologi ibu

Salah satu yang harus dipersiapkan ibu menjelang persalinan yaitu hindari kepanikan dan ketakutan dan bersikap tenang. Proses persalinan secara caesar ataupun normal tidak luput dari kecemasan ibu. Perhatian dan kasih sayang tentu akan membantu memberikan semangat untuk ibu yang akan melahirkan. Dalam mengatasi perasaan takut dalam persalinan, ibu dapat mengatasinya dengan meminta keluarga atau suami untuk memberikan sentuhan kasih sayang, meyakinkan ibu bahwa persalinan dapat berjalan lancar. Perasaan cemas pada ibu hamil bisa berdampak pada janin, untuk itu perlu adanya stimulus dari untuk menentramkan hati ibu.

Persiapan finansial Keluarga

Materil atau finansial sudah menjadi kebutuhan yang harus dipersiakan ketika mendekati persalinan. Kebutuhan selama proses persalinan kelak, kebutuhan bayi seperti popok dan perlengkapan lainnya sudah harus dipersiapkan sejak awal. Sehingga penting untuk keluarga menganggarkan biaya untuk persalinan. Selain anggaran biaya persalinan perlu juga menentukan tempat kelahiran sesuai kemampuan, misalnya rumah bersalin atau di rumah dengan mendatangkan bidan, atau klinik, maupun rumah sakit. Antara persalinan normal dengan operasi caesar akan berbeda secara finansial dimana melahirkan secara caesar akan lebih tinggi biayanya.

Persiapan budaya

Persiapan sebelum melahirkan yang terakhir adalah persiapan budaya atau kultur. Kita lahir di negara yang kental akan budaya, yang berarti setiap proses sakral dapat dikaitkan dengan budaya. Pasangan suami istri harus mengetahui adat istiadat, kebiasaan, tradisi yang akan dilakukan selama proses persalinan selesai. Faktor budaya sangat penting dimana terdapat tradisi untuk membawa plasenta ke rumah, cara berperilaku yang benar selama kehamilan dengan menjaga sikap dan perilaku tersebut.

Selain persiapan diatas, ibu hamil yang sudah mendekati proses kelahiran bayi perlu memahami gambaran jelas dan
sistemis tentang jalannya persalinan. Mengetahui teknik mengedan dan bernafas yang baik, harus menjaga kebersihan badan dan kesesuaian pakaian. Kebersihan badan menjelang persalinan juga penting karena bermanfaat  mengurangi kemungkinan adanya kuman yang masuk selama persalinan dan dapat mengurangi terjadinya infeksi sesudah melahirkan. Persiapan lain yang perlu diperhatikan adalah dengan melakukan olah raga misalnya senam hamil agar selalu fit.

Lihat lebih lanjut: Cara dan manfaat senam hamil

Tinggalkan komentar