10 Alasan Pasien Butuh Peran Apoteker Di Masyarakat

10 Alasan Pasien Butuh Peran Apoteker Di Masyarakat

Peran apoteker di masyarakat sangatlah vital, khususnya untuk pelayanan pengobatan pasien berbasis dirumah atau homecare. Gelar ahli dalam bidang obat membuat apoteker mempunyai kewajiban dalam mensukseskan gerakan masyarakat untuk cerdas dan bijak dalam menggunakan obat. Masyarakat yang mempunyai penyakit dan sedang melakukan pegobatan hendaknya mempunyai tenaga kesehatan pendamping untuk memberikan informasi seputar obat yang digunakannya.

Obat yang digunakan dalam kondisi tidak tepat akan berbahaya bagi yang meminumnya. Hal tersebut disebabkan karena adanya pengaruh efek samping, dosis tepat, keterkaitan antara obat yang satu dengan obat lainnya apabila diminum bersamaan, aturan waktu minum, reaksi yang mungkin terjadi, dan indikasi yang tepat serta informasi lainnya merupakan petunjuk yang harus diterima pasien saat menerima obat. Olehkarena itu, petugas kesehatan yang berhak dan bertanggung jawab pada hal-hal tersebut adalah Apoteker.

Konsep pelayanan kefarmasian di rumah bertujuan agar terlaksananya pendampingan pasien  oleh apoteker untuk mendukung efektifitas, keamanan dan kesinambungan pengobatan, komitmen, keterlibatan dan kemandirian pasien dan keluarga dalam penggunaan obat dan atau alat kesehatan yang tepat. Serta terwujudnya kerjasama profesi kesehatan, pasien dan keluarga.

Manfaat yang diperoleh pasien ketika mendapat pelayanan apoteker melalui kujungan dirumah yaitu terjaminnya keamanan, efektifitas dan keterjangkauan biaya pengobatan. Selain itu, meningkatkan pemahaman dalam pengelolaan dan penggunaan obat dan/atau alat kesehatan bagi pasien manfaat yang tidak kalah penting yaitu terhindarnya reaksi obat yang tidak diinginka dan terselesaikannya masalah penggunaan obat dan/atau alat kesehatan dalam situasi tertentu.

10 alasan pasien membutuhkan peran apoteker di masyarakat

Berikut ini beberapa tugas dan tanggung jawab serta peran apoteker untuk pengobatan pasien melaui kunjungan ke rumah yang harus diketahui oleh masyarakat.

1. Apoteker menilai sebelum melakukan pelayanan kefarmasian di rumah

Seorang apoteker harus memastikan bahwa untuk setiap pasien yang dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit harus mendapatkan pelayanan kefarmasian di rumah. Peran apoteker di masyarakat Ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang obat kepada pasien atau keluarganya.

2. Penilaian dan pencatatan data awal pasien

Data awal pasien akan dicatat secara lengkap oleh apoteker dalam catatan penggunaan obat pasien. Data pendukung seperti hasil diagnosa, uji laboratorium, riwayat penyakit pasien, riwayat alergi, profil pengobatan. Termasuk data pribadi pasien merupakan informasi yang akan dibutuhkan sebagai acuan pengobatan pasien.

3. Apoteker melakukan seleksi produk, alat-alat kesehatan dan alat-alat tambahan yang diperlukan

Apoteker yang berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain dalam memberikan pelayanan kefarmasian di rumah, bertanggung jawab dalam menyeleksi alat-alat infus, obat tambahan dan alat-alat tambahan (dressing kit, syringes dan administration set). Apoteker anda akan menilai stabilitas dan kompabilitas peralatan infus yang digunakan, termsuk mencegah adanya potensi komplikasi dan ketidakpatuhan pasien.

4. Apoteker menyusun rencana pelayanan kefarmasian di rumah

Menyusun rencana pelayanan kefarmasian dirumah merupakan bagian dari kesuksesan pengobatan pasien untuk memperoleh kesembuhan. Infomasi tentang masalah utama yang membutuhkan pengobatan, gambaran hasil terapinya, konseling untuk pasien dan termasuk renca pelaksanaan monitoring perkembangan pengobatan.

5. Apoteker melakukan koordinasi penyediaan pelayanan

Peran apoteker di masyarakat selanjutnya yaitu melakukan koordinasi penyediaan pelayanan dengan tenaga kesehatan lain. Apoteker akan memberikan informasi kepada pasien dan keluarga tentang berbagai pelayanan kesehatan yang tersedia di masyarakat yang dapat digunakan pasien sesuai dengan kebutuhan mereka termasuk melaksanakan pelayanan kefarmasian berfokus dengan tujuan akhir meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup pasien.

6. Apoteker memberikan pendidikan pasien dan konseling

Setiap apoteker bertanggung jawab memastikan bahwa pasien menerima edukasi dan konseling tentang pengobatan pasien. Pasien dapat memberikan pertanyaan seputar obat-obatan yang sedang digunakan, harapan setelah minum obat, kapan waktu yang tepat minum obat atau pertanyaan lain terkait obat. Apoteker juga menyediakan informasi tambahan dalam bentuk tulisan untuk memperkuat informasi yang diberikan secara lisan.

7. Apoteker akan melakukan Pemantauan Terapi Obat

Apoteker secara terus menerus bertanggung jawab melakukan pemantauan terapi obat dan evaluasi penggunaan obat pasien sesuai rencana pelayanan kefarmasian. Sehingga ketika terjadi kondisi yang tidak diinginkan akibat obat, apoteker akan menelusuri riwayat obat yang anda gunakan termasuk data pemeriksaan laboratorium jika ada. Peran apoteker di masyarakat dengan adanya kegiatan pemantauan terapi obat akan memberikan pengobatan optimal yang terhindar dari reaksi yang tidak diinginkan oleh pasien.

8. Apoteker melakukan pengaturan, penyimpanan dan cara pemberian obat

Apoteker sebagai ahli obat yang memiliki keterampilan yang memadai dalam pencampuran, pemberian, penyimpanan, pengiriman dan cara pemberian obat dan panggunaan peralatan kesehatan yang dibutuhkan. Adanya apoteker dapat menjamin bahwa pengobatan dan peralatan yang dibutuhkan pasien diberikan secara benar, tepat waktu untuk mencegah terhentinya terapi obat.

9. Pelaporan Efek Samping Obat dan cara mengatasinya

Apoteker melakukan pemantauan dan melaporkan hasil monitoring efek samping obat dan kesalahan pengobatan. Sebab efek samping yang muncul dapat dijadikan indikator mutu pelayanan dan monitoring efek samping obat harus menjadi bagian dari program pelayanan secara terus menerus.

10. Apoteker meneliti penggunaan obat dirumah

Apoteker akan meneliti penggunaan obat dirumah sebagai pedoman yang akan dijadikan untuk acuan kesehatan masyarakat dimasa yang akan datang.

Peran apoteker dalam masyarakat, khususnya pasien dengan riwayat penyakit berat sangat dibutuhkan untuk membantu dalam proses pengobatan. Olehkarena itu, masyarakat perlu mengetahui fungsi apoteker di masyarakat ini agar dimudian hari tugas dan tanggung jawab apoteker terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat indonesia dapat tercapai. Selalu ingat apoteker ketika menggunakan obat, sebab apoteker bertugas membantu menemukan obat yang tepat untuk penyakit anda. Ingat Obat, Ingat Apoteker Anda.

Sumber: Pedoman Pelayanan Kefarmasian di Rumah dari Binfar Departemen Kesehatan.

Tinggalkan komentar