Penyakit Endometriosis – Penyebab, Tanda dan Pengobatan

0
276
views
penyakit endometriosis gejala sebab tanda dan pengobatan
Endometriosis via News-Medical.net

Penyakit Endometriosis adalah gangguan yang yang terdapat pada jaringan yang melapisi bagian dalam rahim Anda dengan gejala khas nyeri berlebihan. Endometriosis sering melibatkan ovarium, saluran tuba dan jaringan yang melapisi panggul. Namun penyebaran ke jaringan luar panggul sangat jarang terjadi. Endometriosis dapat menyebabkan rasa sakit yang terkadang parah khususnya saat periode menstruasi


Gejala Endometriosis

Gejala utama endometriosis adalah nyeri panggul yang sering dikaitkan dengan periode menstruasi. Meski banyak wanita mengalami kram saat menstruasi, wanita dengan endometriosis biasanya menggambarkan nyeri haid yang jauh lebih buruk dari biasanya. Mereka juga cenderung melaporkan bahwa rasa sakit meningkat seiring berjalannya waktu.

Tanda dan gejala endometriosis pada umumnya dapat meliputi:

  • Periode nyeri (dismenore). Nyeri panggul dan kram dapat dimulai sebelum menstruasi dan berlanjut beberapa hari selama menstruasi tiba. Neri punggung bawah dan rasa sakit perut mungkin anda juga bisa alami.
  • Nyeri saat hubungan intim. Nyeri selama atau setelah berhubungan intim sering terjadi pada endometriosis.
  • Nyeri saat buang air besar atau buang air kecil. Kemungkinan besar akan mengalami gejala ini selama menstruasi tiba untuk wanita yang mengalami penyakit endometriosis
  • Perdarahan yang berlebihan. Sesekali anda mungkin mengalami periode menstruasi yang berat (menorrhagia) atau perdarahan antar menstruasi (menometrorrhagia).
  • Ketidaksuburan.Umumnya penyakit Endometriosis pertama kali didiagnosis pada beberapa wanita yang mengalami permasalahan sulit hamil, sehingga setelah melakukan pemeriksaan dan ditemukan endometriosis pada rahim.

Namun, beberapa bentuk nyeri pelvis dapat diakibatkan oleh penyakit lain seperti Radang Panggul atu adanya Kista Ovarium.


Penyebab Endometriosis

Meski sebab penyakit endometriosis belum diketahui secara pasti, Namun para ahli mengemukakan penyebab penyakit endometriosis kemungkinan karena adanya:

  • Haid mundur
  • Transformasi sel peritoneal
  • Transformasi sel embrio
  • Riwayat bedah implantasi
  • Sel Endometrium berpindah ke bagian tubuh lainnya
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh

Faktor risiko

Beberapa faktor menempatkan wanita pada risiko lebih besar untuk berkembangnya endometriosis, seperti:

  • Tidak pernah melahirkan
  • Mulai menstruasi sejak usia dini
  • Mengalami menopause di usia yang lebih tua
  • Siklus haid pendek – misalnya kurang dari 27 hari
  • Memiliki kadar estrogen lebih tinggi
  • Indeks massa tubuh rendah
  • Konsumsi alkohol
  • Riwayat keluarga endometriosis. Satu atau lebih saudara (ibu, bibi dan saudara perempuan)
  • Kelainan rahim

Komplikasi

Akibat penyakit endometriosis yang terdiagnosa, kemungkinan berkembang dan menimbulkan penyakit lain dapat terjadi. Komplikasi Endometriosis bisa terjadi diantaranya:

Ketidaksuburan

Komplikasi utama endometriosis adalah gangguan kesuburan. Sekitar sepertiga sampai separuh wanita dengan endometriosis mengalami kesulitan untuk hamil. Agar kehamilan terjadi, telur harus dilepaskan dari ovarium, berjalan melalui tuba falopi, dibuahi oleh sel sperma dan menempel pada dinding rahim untuk memulai proses perkembangan janin. Endometriosis dapat menghalangi tabung dan menjaga agar sel telur dan sperma tidak menyatu.

Lihat juga: Proses Kehamilan Lengkap – Perkembangan Janin sampai Melahirkan

Kanker ovarium

Kanker ovarium memang terjadi pada tingkat yang lebih tinggi dari perkiraan pada wanita dengan endometriosis.. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa endometriosis meningkatkan risiko tersebut, namun masih relatif rendah.


Diagnosa

Untuk mendiagnosa endometriosis dan kondisi lain yang dapat menyebabkan nyeri pelvis, Tes untuk memeriksa petunjuk fisik endometriosis meliputi:

Uji Pelviks

Pemeriksaan endometriosis ini merupakan cara manual melalui (palpasi) di daerah panggul untuk mengetahui adanya kelainan. Namun seringkali sulit merasakan daerah endometriosis jika masih kecil, kecuali jika telah edometriosis sudah terbentuk.

Ultrasound

Pemeriksaan endometriosis ini menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk membuat gambar bagian dalam tubuh Anda. Pencitraan ultrasound membantu mengidentifikasi kista yang terkait dengan endometriosis (endometrioma).

Laparoskopi

Laparoscopy merupakan manajemen medis menggunakan prosedur operasi. Membuat sayatan kecil di dekat pusar dan memasukkan alat penglihatan ramping (laparoskop), dan mencari jaringan endometrium di luar rahim merupakan cara kerja dari laparoskopi secara singkat


Pengobatan Endometriosis

Pengobatan endometriosis biasanya dengan pemberian obat serta tindakan operasi.pendekatan ini akan tergantung pada tingkat keparahan tanda dan gejala endometriosis.

Obat Pereda Nyeri

Obat nyeri yang biasa digunakan pada penanganan nyeri endomestriosis seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) untuk membantu meringankan kram menstruasi yang menyakitkan. Menkonsumsi Obat nyeri perlu melakukan konsultasi obat kepada apoteker untuk mendapatkan terapi pengobatan yang tepat dan rasional.

Terapi hormon

Hormon tambahan kadang efektif dalam mengurangi atau menghilangkan rasa sakit akibat endometriosis. Kenaikan dan penurunan hormon selama siklus menstruasi menyebabkan implan endometrium menebal, rusak dan berdarah. Pengobatan hormon dapat memperlambat pertumbuhan jaringan endometrium dan mencegah implan jaringan endometrium baru.

Terapi yang digunakan untuk mengobati endometriosis meliputi:

1. Kontrasepsi hormonal

Mekanisme perbaikan dari kontrasepsi hormonal adalah mengendalikan hormon yang bertanggung jawab atas penumpukan jaringan endometrium setiap bulannya. Kebanyakan wanita memiliki aliran haid yang lebih ringan dan pendek saat mereka menggunakan kontrasepsi hormonal. Menggunakan kontrasepsi hormonal dapat mengurangi atau menghilangkan rasa sakit endometriosis ringan sampai sedang.

2. Agonis dan antagonis Gonadotropin-releasing hormone (Gn-RH)

Obat ini menghalangi produksi hormon perangsang ovarium, menurunkan kadar estrogen dan mencegah menstruasi. Hal ini menyebabkan jaringan endometrium menyusut. Karena obat ini menciptakan menopause buatan, minum estrogen dosis rendah atau progestin bersama agonis Gn-RH dan antagonis dapat menurunkan efek samping menopause, seperti hot flashes, kekeringan pada miss V dan keropos tulang. Masa menstruasi dan kemampuan untuk hamil kembali saat berhenti minum obat.

3. Terapi progestin

Kontrasepsi progestin saja dapat menghentikan periode menstruasi dan pertumbuhan implan endometrium, yang dapat meringankan tanda dan gejala endometriosis.

Baca lebih lanjut: Solusi Masalah Sulit Hamil dan Cara Mengatasinya

Pengobatan Homecare

Jika rasa sakit tetap ada atau jika menemukan pengobatan yang bekerja memerlukan beberapa waktu, Anda dapat mencoba tindakan di rumah untuk menghilangkan ketidaknyamanan dari efek endometriosis.

  • Mandi air hangat dapat membantu mengendurkan otot pelvis, mengurangi kram dan rasa sakit.
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) dapat membantu meringankan kram menstruasi yang menyakitkan.
  • Olahraga teratur dapat membantu memperbaiki gejala.

Baca juga: Kenapa Saya Sulit Hamil? Faktor Penyebab Lama punya Anak

Saya adalah bagian dari layanan Apoteker indonesia. Menjadi penulis di Apotekeranda.com adalah satu kebanggaan karena dapat menyebarkan informasi kesehatan kepada seluruh masyarakat indonesia. Jika anda memiliki pertanyaan seputar obat, silahkan cantumkan melalui komentar, atau masuk di halaman Konsultasi obat. kami senantiasa akan melayani anda sepenuh hati. Terhubung bersama saya dengan follow instagram @samerjalali
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here