20 Jenis Makanan Pantangan yang Harus Dihindari Ibu Hamil

20 Jenis Makanan Pantangan yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Pada kondisi wanita hamil, akan banyak perubahan yang terjadi dalam hidupnya, baik dari segi fisik maupun psikis termasuk gaya hidup. Sehingga untuk memperoleh proses kehamilan yang bahagia, maka perlu memperhatikan makanan sedari dini. Keinginan untuk mengonsumsi makanan favorit proses kehamilan adalah hal yang sangat normal. Setiap orang berhak  untuk memperoleh hal ini. Namun terdapat beberapa makanan pantangan ibu hamil atau jenis makanan yang harus dihindari saat hamil. Alasan utamanya adalah untuk memperoleh dan menjaga kesehatan selama kehamilan hingga melahirkan.

JENIS MAKANAN PANTANGAN MAKANAN IBU HAMIL

Kehamilan adalah merupakan fase terindah dalam kehidupan seorang wanita yang sudah berkeluarga. Pada kondisi wanita hamil, akan banyak perubahan yang terjadi dalam hidupnya, baik dari segi fisik maupun psikis termasuk gaya hidup. Sehingga untuk memperoleh proses kehamilan yang bahagia, maka perlu memperhatikan makanan sedari dini.Kehamilan adalah merupakan fase terindah dalam kehidupan seorang wanita yang sudah berkeluarga.

Meskipun sebagian besar ibu hamil sudah mengetahui bahwa ada makanan berbahaya saat hamil, namun perlu untuk mengetahui lebih jelas jenis makanan yang berbahaya untuk kehamilan. Berikut ini Apoteker Anda akan memaparkan jenis makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil.

1. Seafood dan Ikan Tertentu

Ikan memang baik untuk sumber nutrisi tubuh, namun beberapa jenis ikan berbahaya bagi ibu hamil. Sebaiknya pertimbangkan untuk memilih jenis ikan yang layak untuk anda konsumsi. Ikan tertentu dapat menjadi pantangan makanan ibu hamil yang harus dihindari untuk dikonsumsi. Beberapa jenis ikan akan mengganggu kesehatan wanita hamil dan janinnya. Ikan tersebut antara lain:•

Ikan yang Mengandung Merkuri

Merkuri yang dikonsumsi selama kehamilan dapat menyebabkan kerusakan otak dan penundaan perkembangan. Karena itu, disarankan untuk tidak mengkonsumsi ikan yang mengandung kadar merkuri tinggi. Ikan seperti tuna ringan mengandung kadar merkuri rendah, dan dapat dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Kerang mentah

Kerang matang seperti tiram, dapat menyebabkan sebagian besar penyakit bila tidak dimasak, khususnya pada wanita yang sedang hamil. Oleh karena itu sebaiknya mulai pertimbangkan untuk tidak mengonsumsi makanan kerang mentah saat hamil

Ikan olahan asap

Makanan laut yang didinginkan dan diasapi sebaiknya tidak dikonsumsi karena akan terkontaminasi bakteri Listeria.

Ikan Terkena Polutan

Hindari ikan yang dibudidayakan di sungai dan danau yang terkontaminasi yang dengan polusi seperti limbah pabrik dan sebagainya. (mayoclinic)

2. Telur mentah atau kurang matang

Telur memang sumber protein yang tinggi. Namun, sebaiknya ibu hamil jangan konsumsi telur dalam kondisi setengah matang ataupun telur mentah. Makanan pantangan ibu hamil seperti telur mentah dapat diindikasikan mengandung bakteri yang bisa membahayakan kesehatan kehamilan anda. Sehingga pastikan telur sudah dalam kondisi benar-benar masak untuk dikonsumsi. Google Book

Baca juga: jenis makanan sehat ibu hamil

3. Daging & Unggas mentah atau setengah matang

Ya, kita tahu bahwa daging adalah kebutuhan vital bagi orang non vegetarian. Namun makanan ini tidak cocok apabila dalam kondisi sedang hamil. Penelitian telah membuktikan bahwa daging mentah atau setengah matang harus dihindari karena mengandung bakteri listeria. Daging kambing, domba, daging sapi, dll, harus dipanaskan hingga 73 derajat celcius. Sama untuk unggas seperti ayam, kalkun, bebek, angsa, dll. Karena parasit toksoplasma gondii hadir dalam daging mentah & unggas yang bisa menyebabkan keracunan makanan. Hal ini dapat menyebabkan muntah, keguguran dan kerusakan janin.

4. Produk Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Tidak diragukan lagi semua orang telah memberitahu untuk memiliki banyak kehamilan susu, dan itu tidak salah. Susu memang memberi kalsium, protein dan mineral. Namun, jika produk susu yang tidak dipasteurisasi dicerna, risiko tertular keracunan makanan yang parah. Sebab, hindari segala macam produk susu yang tidak dipasteurisasi. Pilihan lain yang agak tidak konvensional adalah memilih susu non-susu seperti susu beras, susu kedelai, susu oat dan susu almond. Ini lebih aman, mengandung nutrisi yang sama

5. Keju lunak yang tidak dipasteurisasi

Kehamilan memiliki aturan diet tersendiri. Keju lunak yang tidak dipasteurisasi seperti harus dihindari karena mengandung bakteri Listeria, yang menyebabkan listeriosis. Keguguran, kelahiran prematur atau cacat lahir merupakan hasil yang umum akibat dari keju ini. webMD

6. Buah dan Sayuran yang tidak dicuci

Pantangan makanan ibu hamil berikutnya adalah buah-buahan dan sayuran yang tidak dicuci. Sebanyak 78% orang makan atau memasak buah dan sayuran tanpa terlebih dahulu mencucinya. Dan sebaiknya perilaku ini tidak dilakukan ketika hamil! Selain menelan pestisida berbahaya, kulit buah dan sayuran juga mengandung parasit toxoplasma gondii dan listeria. Keduanya bisa menyebabkan kerusakan pada janin. . Kacang mentah atau sayuran yang tidak dicuci, terutama selada dan kol harus dihindari. FDA

7. Kecambah Sayuran Mentah

Anda pernah mendengar bahwa kecambah adalah sumber protein dan mineral yang sangat baik? Tapi, apakah ini makanan yang harus dihindari saat hamil? Ya, memang benar bila dimakan dalam kondisi mentah sebab kecambah bisa membahayakan bakteri dan virus berbahaya yang bisa menjadi penyebab keracunan makanan yang buruk. Source: food safety

Baca juga: Amankah pizza saat hamil?

8. Kacang-kacangan pemicu alergi

Berbagai jenis kacang tersedia di pasar yang mungkin Ini bisa menjadi tambahan yang sehat untuk sarapan pagi atau makanan ringan di malam hari. Beberapa kacang seperti kacang tanah, kacang mede, kacang chestnut, filberts/ hazelnut, kacang macadamia, kemiri, pistachio dan kenari dapat menyebabkan alergi atau ruam pada tubuh.

9. Salad buatan yang dijual

Apakah anda mencari jenis salad yang ditawarkan di restoran? lebih baik memilih salad buatan sendiri daripada produk luar. Karena buah, sayuran, daging atau telur mungkin tidak berkualitas tinggi. Ini mungkin mengandung bakteri listeria yang dapat menyebabkan masalah janin selama kehamilan.

10. Kafein yang berlebihan

Selama proses kehamilan, Terlalu banyak kafein tidak baik untuk tubuh, terutama selama kehamilan karena bertindak sebagai diuretik dan terkait dengan berat lahir rendah. pantangan makanan ibu hamil ini lebih berbahaya karena sering disembunyikan dalam beberapa produk yang tidak pernah diduga. Selain kopi, teh dan coklat, kafein merupakan bagian dari minuman energi dan beberapa obat flu. Mitos ekspektasi yang mengkonsumsi lebih banyak kafein selama fase ini berisiko keguguran atau kematian spontan.

11. Teh Herbal dan Suplemen

Teh herbal dan suplemen herbal lainnya bagus untuk tubuh, Namun beberapa ramuan obat bisa lebih berbahaya selama kehamilan. Plus selalu ada kemungkinan jamu yang anda beli adalah produk palsu atau tidak mempunyai ijin edar. Oleh karena itu hindarilah mengonsumi obat-obatan herbal dan produk jamu selama kehamilan.

12. Makanan Kaleng

Ini adalah makanan khusus lainnya yang harus dihindari karena berbahaya untuk ibu hamil. Makanan kaleng dikemas dan disimpan untuk jangka waktu yang lebih lama; Ini sama sekali tidak dianjurkan selama kehamilan. Ini berbahaya karena dua alasan – pertama, lapisan dalam kaleng sering mengandung Bisphenol A (BPA), yang mempengaruhi aktivitas endokrin janin. Kedua, makanan kaleng mungkin terlalu lama dan bakteri berbahaya karena umur simpannya yang panjang. Sehingga sudah sepatutnya ini menjadi pantangan makanan ibu hamil. (WebMD)

Baca juga: bahayakah makanan pedas saat hamil?

13. Makanan tinggi nitrat

Makanan ini diketahui mengandung bahan kimia yang bisa memperburuk kesehatan. Sosis, soda, pemanis buatan (sakarin), dan sebagainya, adalah beberapa makanan yang tinggi nitrat yang diketah menjadi pantangan makanan ibu hamil. Nilai gizi rendah dari makanan kaya nitrat ini membuat sangat tidak sehat selama kehamilan. Konsumsi dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kelainan janin dan perkembangan yang buruk.

14. Makanan tinggi gula

Selama kehamilan, wanita mengalami hasrat ngidam, ini benar-benar normal. Perhatikan jumlah es krim dan coklat yang anda konsumsi, sebab kadar gula yang tinggi didalamnya tidak baik untuk kehamilan.

15. Makanan Jajan

Hindari makanan jalanan selama kehamilan karena bisa membuat sakit perut, keracunan makanan dan masalah lainnya. Selain itu, ini tidak higienis. Sebaiknya buatlah sendiri apabila ingin konsumsi jenis makanan ini.

16. Makanan berlemak

Jika anda menyukai semua makanan berlemak dan lezat selama kehamilan karena ingin meningkatkan berat badan, makanan berlemak bukan pilihan tepat. Terlalu banyak makanan berlemak bisa membuat kolesterol naik dengan cepat. Kondisi ini membuat anda rentan terhadap penyakit jantung dan obesitas (Dailymail).

19. Kelebihan Vitamin

Anda seharusnya tidak mengkonsumsi lebih tinggi dari dosis vitamin yang dianjurkan, karena ini memiliki ancaman kesehatan langsung terhadap anda dan anak anda yang belum lahir . Kelebihan vitamin juga dapat mengganggu perkembangan janin normal dan bahkan bisa memicu persalinan sebelum masanya. Overdosis vitamin juga terkait dengan kelainan bawaan.

20. Makanan Sisa

Makanan sisa sebaiknya tidak dikonsumsi saat hamil. ini merupakan makanan pantangan ibu hamil. Konsumsi makanan yang tidak sehat harus dihindari selama fase kehidupan khusus ini. Pastikan bahwa makanan yang anda konsumsi selalu dalam keadaan benar-benar dimasak dengan baik.

Baca juga: perilaku yang bisa tingkatkan kesuburan wanita

Apoker Anda berharap semoga setelah membaca nama-nama makanan berbahaya saat hamil, wanita yang sedang mengandung bisa lebih berhati-hati dalam memilih makanan khususnya pada saat hamil muda.

Sumber: momjunction.com

Tinggalkan komentar