Cara Merangsang Produksi ASI Sesaat Setelah Melahirkan

Cara Merangsang Produksi ASI Sesaat Setelah Melahirkan

Cara merangsang produksi ASI agar cepat keluar sesaat setelah melahirkan. Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan utama untuk bayi. Program ASI Eksklusif hingga 6 bulan merupakan program yang sangat penting dijalankan bagi ibu yang baru saja melahirkan. Namun permasalahan kadang saja muncul dalam hal pelaksanaan ASI eksklusif. Masalah utama yang banyak ditemui yaitu produksi ASI yang terhambat atau tidak keluar setelah melahirkan. Meskipun kondisi ini banyak terjadi pada ibu, terdapat beberapa cara merangsang produksi ASI sebelum dan setelah melahirkan. Berikut ini tips meningkatkan produksi ASI.

Selalu bersikap tenang

Produksi ASI akan keluar Sehari – 3 hari setelah melahirkan. pada masa sebelum waktu tersebut, bersikaplah tenang dan selalu berfikir positif. Perilaku negatif seperti stress akan berpengaruh pada produksi ASI. Sebaliknya, bersikap tenang akan memberikan stimulus pada otak untuk mengeluarkan hormon oksitosin. Hormon ini berfungsi untuk merangsang produksi ASI beberapa saat setelah melahirkan.

Berikan rangsangan pada puting susu

Apabila kondisi produksi susu yang terhambat, selain bersikap tenang, merangsang puting susu dapat memberikan pengaruh positif. Biarkan bayi anda tetap menghisap puting susu sesering mungkin. Untuk memaksimalkan cara mempercepat keluar ASI, lakukan pemijatan pada puting susu.

Kompres air hangat

Satu faktor yang menyebabkan ASI tidak keluar adalah karena adanya pembengkakan pada payudara. Dengan melakukan kompres air hangat akan mengurangi masalah ini. Anda juga dapat mandi dengan air hangat untuk mengoptimalkan cara ini.

Perlakukan bayi penuh cinta

Kedekatan ibu dengan bayi akan merangsang hormon oksitosin. Hormon ini dapat merangsang ASI keluar bahkan mempercepat dan memperbanyak produksi air susu. Jangan pernah jauh dari si kecil dan belailah dengan penuh cinta. Buatlah kulit anda bersentuhan dengan bayi.

Lihat lebih lanjut: Fungsi dan manfaat hormon oksitosin

Bersikap rilek saat menyusui

Menurut hasil penelitian yang disebutkan wishingbaby.com, terdapat lebih dari 80% ibu gagal menyusui karena kondisi psikologis ibu. Hindari berfikiran negatif tentang pasokan susu anda, sebab itu akan berpengaruh pada jumlah air susu ibu. Selalu dalam kondisi bahagia ketika memberikan ASI kepada sikecil.

Dukungan Suami

Masih berkaitan dengan hormon oksitoksin, dalam kondisi yang penuh cinta dan bahagia, dukungan suami akan memberikan kehangatan dalam keluarga kecil anda. Sampaikan ke pasangan anda tentang keberadaannya dalam meningkatkan produksi ASI.

Konsumsi makanan bergizi

Air putih merupakan sumber utama dari ASI. namun itu belum tercukupi apabila tidak didukung dengan makanan bergizi. Ada banyak makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI antara lain: buah pepaya, sup ikan, sayur bayam, wortel, sayur merah, daun kemangi, dan jagung. Meskipun sebenarnya masih banyak jenis makanan yang bisa merangsang ASI keluar setelah melahirkan.

Perbanyak istirahat

Sesaat setelah melahirkan, Moms harus mencukupkan istirahatnya. Banyak melakukan aktivitas akan membuat lelah dan menyebabkan kondisi stress. Selain itu, kondisi ini juga akan menurunkan perhatian kepada si kecil

Dengan mengetahui cara merangsang produksi ASI sesaat setelah melahirkan, diharapkan Moms sudah bisa memberikan ASI eksklusif minimal 6 bulan kepada sikecil untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Lihat lebih lanjut: Manfaat luar biasa ASI eksklusif

Tinggalkan komentar